Ingin Seperti Hitler, Duterte Buat Pemimpin Yahudi Sewot

Sabtu, 01 Oktober 2016 - 10:30 WIB
Ingin Seperti Hitler,...
Ingin Seperti Hitler, Duterte Buat Pemimpin Yahudi Sewot
A A A
WASHINGTON - Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, telah membuat para pemimpin komunitas Yahudi di Amerika Serikat (AS) sewot. Pemicunya, adalah komentar Duterte yang akan senang membantai jutaan pecandu dan gembong narkoba seperti Adolf Hitler senang membantai jutaan orang Yahudi di masa lalu.

Pernyataan Duterte yang membandingkan perang narkoba di Filipina dengan peristiwa Holocaust oleh pemimpin Nazi, Adolf Hitler, dianggap para pemimpin Yahudi sebagai sikap tidak manusiawi dan sangat ofensif.

”Apa yang Presiden Duterte katakana bukan hanya tidak manusia secara mendalam, tetapi menunjukkan sebuah sikap tidak hormat yang mengerikan terhadap kehidupan manusia, yang benar-benar melanggar perasaan oleh seorang pemimpin yang terpilih secara demokratis dari negara besar,” kata Presiden Kongres Yahudi Dunia Ronald S. Lauder. Dia lantas menuntut Duterte untuk minta maaf.

Baca:
Samakan Dirinya Hitler, Duterte Senang Bantai Jutaan Gembong Narkoba


Anti-Defamation League, sebuah kelompok Yahudi yang berbasis di AS, mengatakan bahwa komentar Presiden Duterte tidak pantas dan sangat ofensif. “Itu membingungkan, mengapa setiap pemimpin ingin dirinya model seperti itu, setelah monster tersebut,” kata direktur komunikasi kelompok itu,Todd Gutnick, yang menganggap Hitler layaknya monster.

Rabbi Abraham Cooper, dari Simon Wiesenthal Center yang berbasis di AS mengatakan bahwa Duterte berutang maaf atas komentarnya.”Korban (Holocaust) menuntut permintaan maaf untuk retorika menjijikkannya,” kata Cooper, seperti dikutip BBC.

Seperti diberitakan sebelumnya, Duterte secara tersirat menyamakan dirinya seperti Hitler, di mana dia mengaku akan senang membantai jutaan pecandu dan pengguna narkoba seperti kesenangan Hitler saat membantai jutaan orang Yahudi di masa lalu.

”Ada tiga juta pecandu narkoba (di Filipina), saya akan senang untuk membantai mereka,” katanya, seperti dikutip Reuters. ”Jika Jerman memiliki Hitler, Filipina akan ...,” ujarnya, menunjuk ke dirinya sendiri dan berhenti bicara.

”Anda tahu korban saya. Saya inginkan (mereka) semua yang menjadi penjahat, untuk menyelesaikan masalah negara saya dan menyelamatkan generasi berikutnya dari kebinasaan,” imbuh Duterte.
(mas)
Berita Terkait
Negara-negara Asia Tenggara...
Negara-negara Asia Tenggara Sekutu Amerika Serikat
Media Amerika Serikat:...
Media Amerika Serikat: Vietnam Berisiko Gagal, Timnas Indonesia Punya Tugas Mudah
Melunak, Filipina Cabut...
Melunak, Filipina Cabut Ancaman Akhiri Pakta Militer dengan AS
AS-Filipina Gelar Pertemuan...
AS-Filipina Gelar Pertemuan Soal Perjanjian Pertahanan, China Waspada
Menhan Filipina Mengaku...
Menhan Filipina Mengaku Didesak China Hentikan Tinjauan Pakta Pertahanan dengan AS
Duterte Gantung Nasib...
Duterte 'Gantung' Nasib Perjanjian Kunjungan Pasukan AS
Berita Terkini
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
10 menit yang lalu
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
31 menit yang lalu
12 Pegawai Pajak Bantu...
12 Pegawai Pajak Bantu Pengusaha Korupsi Uang Negara Senilai Rp110 Triliun, Dijuluki 'Perampokan Abad Ini'
1 jam yang lalu
AI, Robot, dan Modal...
AI, Robot, dan Modal Negara: Taruhan Besar Xi Jinping untuk Masa Depan China
1 jam yang lalu
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
2 jam yang lalu
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
3 jam yang lalu
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved