Abbas Ingin Pendudukan Israel di Palestina Tamat 2017

Jum'at, 23 September 2016 - 03:29 WIB
Abbas Ingin Pendudukan...
Abbas Ingin Pendudukan Israel di Palestina Tamat 2017
A A A
NEW YORK - Presiden Otoritas Palestina, Mahmoud Abbas, dalam pidatonya di Majelis Umum PBB, menginginkan pendudukan Israel di Palestina berakhir tahun 2017. Abbas mendesak Inggris minta maaf karena Deklarasi Balfour 1917 menyebabkan berdirinya Israel di tanah Palestina.

”Ini adalah harapan saya bahwa ada tanggung jawab kolektif pada Anda untuk memastikan bahwa 2017 adalah tahun mengakhiri pendudukan (Israel),” kata Abbas.

Abbas berjanji untuk menyerahkan resolusi ke Dewan Keamanan PBB untuk menentang teror dari pemukim Yahudi Israel terhadap rakyat Palestina.

Presiden Abbas dalam pidatonya pada hari Kamis waktu New York juga menyinggung tuduhan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, bahwa pembongkaran permukiman Yahudi Israel di Tepi Barat sebagai tindakan “pembersihan etnis” Yahudi.

”Siapa yang berlatih pembersihan etnis?," tanya Abbas, seperti yang dikutip Haaretz, Jumat (23/9/2016). ”Diskriminasi rasial adalah realitas sehari-hari, Israel terus memberikan izin untuk pemukiman dan infrastruktur di wilayah-wilayah pendudukan, sementara (Israel) mencegah warga Palestina menggunakan tanah mereka sendiri.”

Selain mendesak Inggris meminta maaf atas andil pembentukan negara Israel di tanah Palestina, Abbas juga mengharuskan Inggris untuk mengakui Palestina sebagai negara merdeka.

”Kami meminta Inggris, seperti yang kita lakukan pendekatan 100 tahun sejak deklarasi yang terkenal ini, untuk menarik pelajaran yang diperlukan dan menanggung hukum, politik, material dan tanggung jawab moral atas konsekuensi bersejarah dari deklarasi ini, termasuk permintaan maaf kepada rakyat Palestina atas bencana, penderitaan dan ketidakadilan deklarasi yang dibuat ini,” kata Abbas.

“Bertindak untuk memperbaiki bencana ini dan memperbaiki konsekuensinya, termasuk pengakuan terhadap negara Palestina. Ini adalah yang Inggris dapat lakukan.”
(mas)
Berita Terkait
Biadab, Israel Bunuh...
Biadab, Israel Bunuh 172 Warga Palestina Sejak Awal Tahun 2023
Pakar PBB Kecam Hukuman...
Pakar PBB Kecam Hukuman Kolektif pada Rakyat Palestina oleh Israel
PBB Desak Israel Batalkan...
PBB Desak Israel Batalkan Rencana Caplok Wilayah Palestina
Palestina Tempuh Langkah...
Palestina Tempuh Langkah Hukum Internasional Lawan Israel
Presiden PBB: Dua Negara,...
Presiden PBB: Dua Negara, Solusi Tunggal Selesaikan Konflik Israel-Palestina
Sederet Fakta Mundurnya...
Sederet Fakta Mundurnya Direktur HAM PBB
Berita Terkini
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
2 jam yang lalu
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
4 jam yang lalu
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
4 jam yang lalu
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
5 jam yang lalu
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
6 jam yang lalu
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
7 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved