AS Sebut Rusia Bertanggung Jawab Atas Serangan Konvoi PBB
Rabu, 21 September 2016 - 10:41 WIB
AS Sebut Rusia Bertanggung Jawab Atas Serangan Konvoi PBB
A
A
A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) menyatakan Rusia bertanggung jawab atas serangan udara terhadap konvoi bantuan kemanusiaan PBB di Suriah. Wakil Penasehat Keamanan Nasional Gedung Putih Ben Rhodes menyebut insiden itu sebagai tragedi kemanusiaan terbesar.
"Kami berpendapat pemerintah Rusia yang bertanggung jawab atas serangan udara di wilayah tersebut, mengingat bahwa komitmen mereka berdasarkan perjanjian penghentian permusuhan adalah menghentikan operasi udara di mana bantuan kemanusiaan disalurkan," kata Rhodes dikutip dari Reuters, Rabu (21/9/2016).
Dia mengatakan, AS lebih memilih untuk melanjutkan gencatan senjata di Suriah namun merasa prihatin dengan kegagalan Rusia untuk menunjukkan itikad baik.
Jet-jet tempur, yang diduga jet tempur milik tentara Rusia atau Suriah dilaporkan telah melakukan serangan terhadap konvoi bantuan kemanusiaan PBB di Suriah. Konvoi bantuan itu diserang ketika hendak memasuki Aleppo.
Serangan ini terjadi di tengah kabar telah berakhirnya gencatan senjata yang berlangsung di Suriah. Gencatan senjata di Suriah dimulai pada pekan lalu, setelah adanya kesepakatan antara AS dan Rusia.
"Kami berpendapat pemerintah Rusia yang bertanggung jawab atas serangan udara di wilayah tersebut, mengingat bahwa komitmen mereka berdasarkan perjanjian penghentian permusuhan adalah menghentikan operasi udara di mana bantuan kemanusiaan disalurkan," kata Rhodes dikutip dari Reuters, Rabu (21/9/2016).
Dia mengatakan, AS lebih memilih untuk melanjutkan gencatan senjata di Suriah namun merasa prihatin dengan kegagalan Rusia untuk menunjukkan itikad baik.
Jet-jet tempur, yang diduga jet tempur milik tentara Rusia atau Suriah dilaporkan telah melakukan serangan terhadap konvoi bantuan kemanusiaan PBB di Suriah. Konvoi bantuan itu diserang ketika hendak memasuki Aleppo.
Serangan ini terjadi di tengah kabar telah berakhirnya gencatan senjata yang berlangsung di Suriah. Gencatan senjata di Suriah dimulai pada pekan lalu, setelah adanya kesepakatan antara AS dan Rusia.
(ian)