Muncul di Suriah, Pasukan AS Diusir Kelompok Pemberontak
Sabtu, 17 September 2016 - 05:52 WIB
Muncul di Suriah, Pasukan AS Diusir Kelompok Pemberontak
A
A
A
DAMASKUS - Sejumlah kecil pasukan Amerika Serikat (AS) diketahui sempat memasuki kota Suriah al-Rai di dekat perbatasan Turki. Hal itu dilakukan sebagai bagian dari operasi untuk mengkoordinasikan serangan udara terhadap ISIS.
Sumber pemberontak mengatakan pasukan AS telah memasuki al-Rai, 2 km di dalam wilayah Suriah, sebagai bagian dari operasi di wilayah perbatasan. Dalam video yang beredar di internet yang konon menunjukkan insiden itu, pejuang di al-Rai meneriakkan kata-kata anti-AS. Slogan dan mengancam akan melakukan aksi kekerasan terhadap mereka.
"Namun, pasukan yang terdiri dari lima atau enam personel itu kemudian terpaksa mundur menuju perbatasan Turki setelah pemberontak Suriah memprotes kehadiran mereka," kata sumber senior kelompok pemberontak seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (17/9/2016).
Kelompok pemantau konflik Suriah, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, juga melaporkan insiden itu dan mengatakan pasukan AS telah meninggalkan al-Rai. Namun mereka masih berada di wilayah Suriah.
Pentagon tidak segera menanggapi permintaan komentar mengenai insiden ini. Tapi mereka mengakui jika pasukan operasi khusus AS menyertai pasukan oposisi Suriah dan Turki yang berjuang mengusir ISIS di dan sekitar wilayah perbatasan Suriah di dekat al-Rai dan Jarabulus.
Kelompok pemberontak yang dibantu Turki telah berjuang memerangi ISIS di sepanjang perbatasan sebagai bagian dari operasi Eufrat Shield yang diluncurkan bulan lalu. Dalam beberapa pekan, mereka berhasil mendorong pasukan ISIS jauh keluar dari wilayah perbatasan dengan dukungan pesawat tempur dan tank Turki.
Sumber pemberontak mengatakan pasukan AS telah memasuki al-Rai, 2 km di dalam wilayah Suriah, sebagai bagian dari operasi di wilayah perbatasan. Dalam video yang beredar di internet yang konon menunjukkan insiden itu, pejuang di al-Rai meneriakkan kata-kata anti-AS. Slogan dan mengancam akan melakukan aksi kekerasan terhadap mereka.
"Namun, pasukan yang terdiri dari lima atau enam personel itu kemudian terpaksa mundur menuju perbatasan Turki setelah pemberontak Suriah memprotes kehadiran mereka," kata sumber senior kelompok pemberontak seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (17/9/2016).
Kelompok pemantau konflik Suriah, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, juga melaporkan insiden itu dan mengatakan pasukan AS telah meninggalkan al-Rai. Namun mereka masih berada di wilayah Suriah.
Pentagon tidak segera menanggapi permintaan komentar mengenai insiden ini. Tapi mereka mengakui jika pasukan operasi khusus AS menyertai pasukan oposisi Suriah dan Turki yang berjuang mengusir ISIS di dan sekitar wilayah perbatasan Suriah di dekat al-Rai dan Jarabulus.
Kelompok pemberontak yang dibantu Turki telah berjuang memerangi ISIS di sepanjang perbatasan sebagai bagian dari operasi Eufrat Shield yang diluncurkan bulan lalu. Dalam beberapa pekan, mereka berhasil mendorong pasukan ISIS jauh keluar dari wilayah perbatasan dengan dukungan pesawat tempur dan tank Turki.
(ian)