Kremlin: Moskow Akan Gunakan Pengaruhnya untuk Tekan Damaskus
Jum'at, 16 September 2016 - 20:28 WIB
Kremlin: Moskow Akan Gunakan Pengaruhnya untuk Tekan Damaskus
A
A
A
MOSKOW - Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov menuturkan, Rusia akan menggunakan pengaruhnya untuk menekan pemerintah Suriah agar mematuhi kesepakatan gencatan senjata. Gencatan senjata di Suriah berlangsung sejak awal pekan ini.
Pernyataan Peskov ini dilontarkan paska munculnya kabar bahwa pasukan pemerintah Suriah telah ditarik dari Castello Road, dan dikerahkan ke sekitar Allepo. Pemberontak Suriah menduga Damaskus tengah bersiap untuk melakukan serangan di Allepo.
"Sikap saling menuding saat ini sedang terjadi di Suriah," kata Peskov dalam konferensi pers mingguan di Moskow, seperti dilansir Reuters pada Jumat (16/9).
"Di luar semua keraguan, pihak Rusia terus menggunakan pengaruhnya untuk memastikan bahwa perjanjian gencatan senjata dilaksanakan dan kami berharap rekan-rekan Amerika kami akan melakukan hal yang sama," sambungnya.
Peskov dalam kesempatan yang sama mengatakan, walaupun masih ada beberapa pelanggaran, baik yang dilakukan pemerintah Suriah ataupun pihak pemberontak, secara umum gencatan senjata di Suriah masih berlangsung.
"Secara umum, kita masih dapat menyatakan bahwa proses gencatan senjata terus bergerak maju, meskipun di beberapa titik ada sedikit kemunduran," pungkasnya.
Pernyataan Peskov ini dilontarkan paska munculnya kabar bahwa pasukan pemerintah Suriah telah ditarik dari Castello Road, dan dikerahkan ke sekitar Allepo. Pemberontak Suriah menduga Damaskus tengah bersiap untuk melakukan serangan di Allepo.
"Sikap saling menuding saat ini sedang terjadi di Suriah," kata Peskov dalam konferensi pers mingguan di Moskow, seperti dilansir Reuters pada Jumat (16/9).
"Di luar semua keraguan, pihak Rusia terus menggunakan pengaruhnya untuk memastikan bahwa perjanjian gencatan senjata dilaksanakan dan kami berharap rekan-rekan Amerika kami akan melakukan hal yang sama," sambungnya.
Peskov dalam kesempatan yang sama mengatakan, walaupun masih ada beberapa pelanggaran, baik yang dilakukan pemerintah Suriah ataupun pihak pemberontak, secara umum gencatan senjata di Suriah masih berlangsung.
"Secara umum, kita masih dapat menyatakan bahwa proses gencatan senjata terus bergerak maju, meskipun di beberapa titik ada sedikit kemunduran," pungkasnya.
(esn)