Obama Didesak Ampuni Snowden sebelum Lengser

Kamis, 15 September 2016 - 16:38 WIB
Obama Didesak Ampuni...
Obama Didesak Ampuni Snowden sebelum Lengser
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama didesak mengampuni whistleblower NSA, Edward Joseph Snowden, sebelum lengser dari Gedung Putih. Desakan itu dikampanyekan Tiga organisasi HAM terkemuka.

”Presiden biasanya mengambil beberapa tindakan yang paling sulit dari delapan tahun berada di kantor,” kata Anthony Romero, Direktur Eksekutif American Civil Liberties Union (ACLU), selama konferensi pers di New York bersama perwakilan dari Amnesty International dan Human Rights Watch.

Kelompok-kelompok pembela HAM itu mengatakan waktunya tepat untuk menggalang dukungan bagi pengampunan Snowden yang membocorkan penyadapan global AS pada tahun 2013 lalu.

Snowden melarikan diri ke Hong Kong sebelum ke Moskow sampai akhirnya diberi suaka oleh Presiden Rusia Vladimir Putin. ACLU juga menyediakan perwakilan hukum untuk Snowden.

Snowden yang berbicara melalui video saat konferensi pers mengatakan: "Saya sendiri tidak meminta maaf dan saya tidak akan pernah.”

”Saya mencintai negara saya, saya mencintai keluarga saya, dan saya telah mendedikasikan hidup saya untuk mereka berdua," kata Snowden kepada wartawan, seperti dikutip dari Russia Today, Kamis (15/9/2016).

”Risiko ini, beban ini yang saya ambil dan saya tahu ke depannya, dan tidak ada yang harus berada dalam posisi ini untuk membuat keputusan semacam ini. Itu bukan jenis tempat kita yang seharusnya, dan itu tidak harus,” ujar Snowden.

“Tentu saja, saya berharap untuk pulang, tapi saya tidak bisa mendukung penganiayaan terhadap mereka yang dituduh di bawah Undang-Undang Spionase ketika mereka tidak melakukan spionase.”

Snowden didakwa oleh Jaksa Federal AS pada tahun 2013 atas tuduhan pencurian properti pemerintah dan mencuri informasi yang tidak sah dari Pertahanan Nasional.

Snowden mengatakan bahwa dia tidak bisa menerima pengadilan yang adil di AS karena hukum akan menjeratnya dengan Undang-Undang Spionase 1917. Hukum itu tidak memungkinkan dirinya membuat alasan mengapa dia membocorkan penyadapan rahasia yang dilakukan NSA.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
10 menit yang lalu
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
2 jam yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
3 jam yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
4 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
5 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
6 jam yang lalu
Infografis
7 Negara Tertua di Dunia,...
7 Negara Tertua di Dunia, Lahir sebelum Dunia Punya Peta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved