Eks Kepala Pasukan Khusus Didikan AS Ini Jadi Menteri Perang ISIS

Selasa, 06 September 2016 - 23:40 WIB
Eks Kepala Pasukan Khusus...
Eks Kepala Pasukan Khusus Didikan AS Ini Jadi Menteri Perang ISIS
A A A
MOSUL - Kolonel Gulmurod Khalimov, mantan kepala pasukan khusus Tajikistan yang pernah dilatih Amerika Serikat (AS) telah diangkat menjadi "Menteri Perang" di kelompok ISIS. Khalimov membelot dan bergabung dengan ISIS pada 2015.

Media lokal di Tajikistan melaporkan bahwa Khalimov yang dikenal sebagai "The Tajik" di kalangan kelompok Islamic State (ISIS) telah dipromosikan untuk menggantikan Abu Omar al-Shishani yang juga dikenal sebagai "Ginger Jihad" sebagai "Menteri Perang" ISIS.

Shishani "Menteri Perang" ISIS sebelumnya yang berasal dari Georgia dan pernah bertempur di Chechnya, tewas dalam serangan udara AS pada Juli 2016.

Sumber keamanan Irak yang dikutip Iraq News mengatakan bahwa ISIS tidak resmi mengumumkan promosi Khalimov karena takut dia akan menjadi sasaran serangan koalisi yang dipimpin AS.

As percaya Khalimov menjadi salah satu pemimpin senior ISIS. AS menawarkan hadiah sebesar USD3 juta untuk informasi yang mengarah pada lokasi atau penangkapan Khalimov.

Sejak bergabung dengan ISIS, Khalimov pernah muncul dalam video yang diunggah di YouTube. Dalam video, dia tampak berada di Mosul dan bersumpah setia pada pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi.

Khalimov, 41, dianggap sebagai ancaman karena menguasai pelatihan kontra-terorisme. "Termasuk respons krisis, negosiasi sandera dan kepemimpinan taktis," kata Departemen Luar Negeri AS dalam sebuah pernyataan pada akhir Agustus 2016 lalu.

Khalimov yang jadi pemimpin "jihad" dan penembak jitu terlatih pernah mengumbar ancaman mengerikan terhadap AS, Rusia dan Tajikistan.

"Dengar, Anda Amerika babi, saya sudah tiga kali ke Amerika, dan saya melihat bagaimana Anda melatih militan untuk membunuh umat Islam," katanya, seperti dikutip IB Times, Selasa (6/9/2016)."Ata izin Tuhan, saya akan datang dengan senjata ini ke kota-kota Anda, rumah Anda, dan kami akan membunuh Anda."

Reuters melaporkan bahwa layanan keamanan Tajikistan sedang menyelidiki ancaman teror yang mungkin terkait dengan Khalimov. Selain pernah dilatih AS, Khalimov juga pernah menjalani pelatihan di Rusia.
(mas)
Berita Terkait
Rusia Ungkap Bagaimana...
Rusia Ungkap Bagaimana AS Memfasilitasi Pembentukan Kelompok Teror Seperti ISIS
Mengapa ISIS Tak Pernah...
Mengapa ISIS Tak Pernah Menyerang Israel dan Amerika Serikat?
Pernah Jajah Irak, George...
Pernah Jajah Irak, George Bush Akui Tak Tahu Banyak Urusan Internasional
4.500 Tahanan ISIS Dipindahkan...
4.500 Tahanan ISIS Dipindahkan dari Suriah ke Irak
Pasukan Pimpinan AS...
Pasukan Pimpinan AS Akhiri Misi Tempur di Irak
Profil Jassim Al Mazrouei...
Profil Jassim Al Mazrouei Jenderal Tertinggi ISIS yang Berhasil Dibunuh Tentara Irak
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
51 menit yang lalu
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
2 jam yang lalu
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
4 jam yang lalu
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
6 jam yang lalu
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
8 jam yang lalu
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
9 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved