Charlie Hebdo Gambarkan Korban Gempa Sebagai Pasta, Italia Murka

Sabtu, 03 September 2016 - 06:03 WIB
Charlie Hebdo Gambarkan...
Charlie Hebdo Gambarkan Korban Gempa Sebagai Pasta, Italia Murka
A A A
ROMA - Majalah satir Prancis, Charlie Hebdo, kembali menuai kecaman atas gambar kartunnya yang dianggap menghina korban gempa Italia. Italia pun mengkritik majalah tersebut yang menggambarkan korban gempa bumi yang menewaskan hampir 300 orang sebagai sejenis pasta.

Kartun berjudul "Gempa gaya Italia" menggambarkan seorang pria botak berdiri dan berlumuran darah dengan label "Penne in tomato sauce", seorang wanita buruk rupa berdiri disampingnya dengan label "Penne au gratin", dan sejumlah kaki mencuat diantara lantai bangunan runtuh berjudul "Lasagna".

Kartun lainnya menggambarkan seseorang yang setengah terkubur di reruntuhan dan berkata: "Italia, itu bukan Charlie Hebdo yang telah membangun rumah Anda, itu mafia!"

"Bagaimana sih Anda menggambar kartun tentang orang mati! Saya yakin gambar satir yang tidak menyenangkan dan memalukan ini tidak mencerminkan sentimen Prancis," kata Sergio Pirozzi, Wali Kota kota Amatrice, kota yang diratakan oleh gempa seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (3/9/2016).

Perdana Menteri Matteo Renzi belum berkomentar, namun politisi Italia lainnya telah mengeluarkan komentar pedasnya. Giorgia Meloni, pemimpin sayap kanan Saudara partai Italia, mengatakan: "Ini bukan sindiran, itu sampah."

Ungkapan kecewa dan kecaman juga dilontarkan warga Italia yang menunjukkan solidaritasnya terhadap majalah itu saat diserang pada 2015 lalu dengan menuliskan "Je suis Charlie Hebdo" (Saya Charlie Hebdo) di media sosial. Mereka menilai kartun yang ditampilkan majalah itu sangat mengerikan, buruk, dan tidak sopan. "Saya tidak lagi Charlie Hebdo," tulis mereka sebagai ungkapan kekecewaan.

Menanggapi hal tersebut, Kedutaan Besar Prancis di Roma dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa kartun tersebut tidak mewakili Prancis dan merupakan karikatur oleh pers dan opini bebas dari wartawan.
(ian)
Berita Terkait
16 Tahun Buron, Tersangka...
16 Tahun Buron, Tersangka Mafia Italia Tertangkap Saat Jadi Koki Pizza
Alasan Kevin Strootman,...
Alasan Kevin Strootman, dari Italia ke Prancis kembali ke Italia
Kunjungan Kerja Prabowo...
Kunjungan Kerja Prabowo ke Prancis dan Italia, Apa yang Dibahas?
5 Negara Eropa dengan...
5 Negara Eropa dengan Militer Terkuat, Nomor 2 Sedang Bergejolak
Menlu Italia: Tidak...
Menlu Italia: Tidak Ada Bukti Rusia Terlibat Kudeta Niger
5 Negara Eropa dengan...
5 Negara Eropa dengan Populasi China Terbanyak, dari Italia hingga Prancis
Berita Terkini
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
5 jam yang lalu
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
6 jam yang lalu
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
7 jam yang lalu
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
8 jam yang lalu
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
9 jam yang lalu
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
10 jam yang lalu
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved