Parlemen Tunisia Setuju Pemerintahan Persatuan Youssef Chahed

Sabtu, 27 Agustus 2016 - 10:38 WIB
Parlemen Tunisia Setuju...
Parlemen Tunisia Setuju Pemerintahan Persatuan Youssef Chahed
A A A
TUNIS - Parlemen Tunisia memutuskan untuk menyetujui pemerintah baru yang mulai menjabat beberapa hari ke depan. Pemerintah persatuan, yang dipimpin oleh Perdana Menteri Youssef Chahed, didukung oleh 167 anggota parlemen dari 217 kursi.

Pemerintah persatuan bentukan Youssef Chahed ini termasuk kelompok Islam, kelompok kiri, serikat, dan independen. Chahed (40) akan menjadi perdana menteri termuda Tunisia sejak negara itu merdeka dari Prancis pada tahun 1956.

Chahed memperingatkan parlemen bahwa program penghematan, dengan mem-PHK sektor publik dan kenaikan pajak, akan terelakkan jika Tunisia tidak mengatasi kesulitan ekonominya seperti dikutip dari BBC, Sabtu (27/8/2016).

Chahed terpilih menjadi Perdana Menteri menggantikan pendahulunya Habib Essid yang dilengserkan dalam mosi tidak percaya bulan lalu. Essid, yang menjabat selama kurang dari 2 tahun, menghadapi kritika dari lawan-lawan politiknya atas kegagalannya mendorong reformasi ekonomi.

Penganguran telah memburuk sejak revolusi 2011, ketika Presiden Zine al-Abidine Ben Ali digulingkan. Lebih dari sepertiga anak muda Tunisia tidak bekerja.

Revolusi Tunisia adalah pemicu fenomena Arab Spring yang melanda sejumlah negara di Timur Tengah serta Afrika, dan sering dipuji sebagai yang paling sukses dimana saat ini negara itu menjalankan sistem demokrasi parlementer.
(ian)
Berita Terkait
Presiden Tunisia Saied...
Presiden Tunisia Saied Tunjuk Perdana Menteri Perempuan Pertama
Setelah PM, Presiden...
Setelah PM, Presiden Tunisia Juga Pecat Menhan dan Menteri Kehakiman
AS Desak Presiden Tunisia...
AS Desak Presiden Tunisia Segera Bentuk Pemerintahan yang Jujur
Presiden Tunisia Sebut...
Presiden Tunisia Sebut Negaranya Dijalankan oleh Mafia
Aksinya Dituduh Kudeta,...
Aksinya Dituduh Kudeta, Ini Jawaban Presiden Tunisia Kais Saied
Turki Kutuk ‘Kudeta’...
Turki Kutuk ‘Kudeta’ di Tunisia, Dianggap Tidak Sah dan Mengkhawatirkan
Berita Terkini
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
1 jam yang lalu
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
2 jam yang lalu
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
6 jam yang lalu
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
7 jam yang lalu
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
8 jam yang lalu
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
9 jam yang lalu
Infografis
Puluhan Ribu Warga Israel...
Puluhan Ribu Warga Israel Demo Pemerintahan Netanyahu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved