Selain ISIS, Turki Bakal Bersihkan Jarabulus dari Kelompok Kurdi
Kamis, 25 Agustus 2016 - 15:03 WIB
Selain ISIS, Turki Bakal Bersihkan Jarabulus dari Kelompok Kurdi
A
A
A
ANKARA - Perdana Menteri Turki, Binali Yildirim mengatakan, daerah Jarabulus di Suriah utara harus dibersihkan dari milisi Kurdi bukan hanya teroris ISIS. Tentara Turki telah melancarkan operasi pembebasan Jarabulus dengan nama Efrat Shield pada Rabu kemarin.
"Oposisi Suriah menguasai Jarabulus dan telah mulai mengendalikan permukiman lain di daerah. Tapi seluruh daerah sekitar Jarabulus harus dibebaskan dari pasukan pertahanan Kurdi Suriah," kata Yildirim seperti dikutip dari Sputniknews, Kamis (25/8/2016).
Sebelumnya, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa operasi di Jarabulus ditujukan untuk menghentikan ancaman yang ditimbulkan oleh ISIS serta militan Kurdi Suriah. Ankara menganggap militan Kurdi Suriah mempunyai hubungan dengan Partai Pekerja Kurdi (PKK) yang dicap sebagai organisasi teroris di Turki.
Sedangkan Wakil Pemimpin kelompok Kurdi Suriah, Demokrat Union Party (PYD), Saleh Muslim mengatakan bahwa operasi Turki di Jarabulus dirancang untuk menggagalkan demokratisasi Suriah. Menurut pihak berwenang Kurdi, setidaknya 29 warga sipil tewas dan lebih dari 3.000 orang terpaksa melarikan diri dari Jarabulus karena serangan udara Turki yang dibantu oleh pesawat koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS).
Media lokal melaporkan pasca Turki melancarkan operasi darat, militan ISIS berbondong-bondong meninggalkan Jarabulus. ISIS telah mengendalikan Jarabulus selama dua tahun terakhir.
"Oposisi Suriah menguasai Jarabulus dan telah mulai mengendalikan permukiman lain di daerah. Tapi seluruh daerah sekitar Jarabulus harus dibebaskan dari pasukan pertahanan Kurdi Suriah," kata Yildirim seperti dikutip dari Sputniknews, Kamis (25/8/2016).
Sebelumnya, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa operasi di Jarabulus ditujukan untuk menghentikan ancaman yang ditimbulkan oleh ISIS serta militan Kurdi Suriah. Ankara menganggap militan Kurdi Suriah mempunyai hubungan dengan Partai Pekerja Kurdi (PKK) yang dicap sebagai organisasi teroris di Turki.
Sedangkan Wakil Pemimpin kelompok Kurdi Suriah, Demokrat Union Party (PYD), Saleh Muslim mengatakan bahwa operasi Turki di Jarabulus dirancang untuk menggagalkan demokratisasi Suriah. Menurut pihak berwenang Kurdi, setidaknya 29 warga sipil tewas dan lebih dari 3.000 orang terpaksa melarikan diri dari Jarabulus karena serangan udara Turki yang dibantu oleh pesawat koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS).
Media lokal melaporkan pasca Turki melancarkan operasi darat, militan ISIS berbondong-bondong meninggalkan Jarabulus. ISIS telah mengendalikan Jarabulus selama dua tahun terakhir.
(ian)