Kapal Perang Rusia Bombardir Basis Teroris di Aleppo
Sabtu, 20 Agustus 2016 - 04:21 WIB
Kapal Perang Rusia Bombardir Basis Teroris di Aleppo
A
A
A
MOSKOW - Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan kapal perang Armada Laut Hitam telah meluncurkan serangan rudal terhadap sasaran teroris di Suriah. Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan serangan tersebut menghancurkan pos komando teroris dan tempat produksi amunisi.
"Sebagai hasil dari serangan, sebuah pos komando dan basis teroris di dekat desa Dar Taaza serta lokasi produksi amunisi mortir dan depot senjata di provinsi Aleppo hancur," kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan dikutip dari Russia Today, Sabtu (20/8/2016).
Pihak militer Rusia menambahkan bahwa roket-roket tersebut menargetkan kelompok Jabhat Fatah al-Sham, yang sebelumnnya dikenal sebagai kelompok Front al-Nusra dan terbang diatas daerah yang tidak berpenduduk. "Untuk menjamin keamanan warga sipil, koridor penerbangan rudal direncanakan di area tak berpenghuni," sambung pernyataan itu.
Sebelumnya, kapal pembom Rusia Tu-22M3 melancarkan serangan udara pertama mereka dari sebuah pangkalan udara Iran melawan teroris di Suriah. Pesawat-pesawat menghantam IS target serta fasilitas Al-Nusra depan di Aleppo, Deir ez-Zor-dan Idlib provinsi.
Serangan dari laut ini adalah yang terbaru dalam konflik di Suriah sepanjang tahun ini. Tahun lalu, tepatnya pada tanggal 7 Oktober 2015, empat kapal perang Angkatan Laut Rusia di Laut Kaspia menembakkan total 26 rudal pada posisi di Suriah dipegang oleh Negara Islam (IS, sebelumnya ISIS, ISIL). Rudal perjalanan beberapa 1.500 kilometer dan dihilangkan 11 target.
"Sebagai hasil dari serangan, sebuah pos komando dan basis teroris di dekat desa Dar Taaza serta lokasi produksi amunisi mortir dan depot senjata di provinsi Aleppo hancur," kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan dikutip dari Russia Today, Sabtu (20/8/2016).
Pihak militer Rusia menambahkan bahwa roket-roket tersebut menargetkan kelompok Jabhat Fatah al-Sham, yang sebelumnnya dikenal sebagai kelompok Front al-Nusra dan terbang diatas daerah yang tidak berpenduduk. "Untuk menjamin keamanan warga sipil, koridor penerbangan rudal direncanakan di area tak berpenghuni," sambung pernyataan itu.
Sebelumnya, kapal pembom Rusia Tu-22M3 melancarkan serangan udara pertama mereka dari sebuah pangkalan udara Iran melawan teroris di Suriah. Pesawat-pesawat menghantam IS target serta fasilitas Al-Nusra depan di Aleppo, Deir ez-Zor-dan Idlib provinsi.
Serangan dari laut ini adalah yang terbaru dalam konflik di Suriah sepanjang tahun ini. Tahun lalu, tepatnya pada tanggal 7 Oktober 2015, empat kapal perang Angkatan Laut Rusia di Laut Kaspia menembakkan total 26 rudal pada posisi di Suriah dipegang oleh Negara Islam (IS, sebelumnya ISIS, ISIL). Rudal perjalanan beberapa 1.500 kilometer dan dihilangkan 11 target.
(ian)