Pasukan AS Hampir Jadi Korban Serangan Udara Suriah
Sabtu, 20 Agustus 2016 - 03:15 WIB
Pasukan AS Hampir Jadi Korban Serangan Udara Suriah
A
A
A
WASHINGTON - Juru bicara Pentagon menegaskan bahwa pasukan operasi khusus Amerika Serikat (AS) hampir menjadi korban serangan udara rezim Suriah. Angkatan udara Suriah menjatuhkan bom di daerah dimana pasukan khusus AS tengah melakukan operasi di darat.
"Pada saat itu, pasukan khusus AS tengah berada di daerah itu," kata Kapten Jeff Davis, menambahkan bahwa anggota pasukan khusus berhasil selamat dari serangan tersebut. Davis juga menegaskan bahwa ini adalah serangan terdekat yang pernah terjadi pada pasukan khusus AS saat melakukan operasi di darat seperti dikutip dari NBC News, Sabtu (20/8/2016).
Rezim Suriah melancarkan serangan udara di kota timur laut Hasaka, daerah yang terjadi peningkatan bentrokan antara pasukan YPG Kurdi dengan pasukan rezim Suriah. Ada sejumlah anggota pasukan khusus AS yang bertindak sebagai penasihat untuk YPG saat serangan udara itu terjadi.
Setelah jet tempur Su-24 milik Suriah mulai menyerang, Davis mengungkapkan, AS segera menghubungi Rusia dan menyatakan dengan tegas bahwa pesawat tempur AS akan merespon jika pasukan koalisi diserang. Namun Rusia menyatakan bukan mereka yang melakukan serangan dan AS segera mengirim pesawat tempur ke lokasi untuk melindungi pasukan AS dan koalisi. Pada saat pesawat AS tiba, jet-jet Suriah telah pergi.
"Pasukan koalisi di lapangan juga berusaha untuk menghubungi jet Suriah tapi tidak ada respon," kata Davis. Patroli tempur udara tambahan AS juga telah dikirim ke daerah itu. Davis mengatakan Suriah akan disarankan untuk tidak mengganggu pasukan koalisi di darat.
"Pada saat itu, pasukan khusus AS tengah berada di daerah itu," kata Kapten Jeff Davis, menambahkan bahwa anggota pasukan khusus berhasil selamat dari serangan tersebut. Davis juga menegaskan bahwa ini adalah serangan terdekat yang pernah terjadi pada pasukan khusus AS saat melakukan operasi di darat seperti dikutip dari NBC News, Sabtu (20/8/2016).
Rezim Suriah melancarkan serangan udara di kota timur laut Hasaka, daerah yang terjadi peningkatan bentrokan antara pasukan YPG Kurdi dengan pasukan rezim Suriah. Ada sejumlah anggota pasukan khusus AS yang bertindak sebagai penasihat untuk YPG saat serangan udara itu terjadi.
Setelah jet tempur Su-24 milik Suriah mulai menyerang, Davis mengungkapkan, AS segera menghubungi Rusia dan menyatakan dengan tegas bahwa pesawat tempur AS akan merespon jika pasukan koalisi diserang. Namun Rusia menyatakan bukan mereka yang melakukan serangan dan AS segera mengirim pesawat tempur ke lokasi untuk melindungi pasukan AS dan koalisi. Pada saat pesawat AS tiba, jet-jet Suriah telah pergi.
"Pasukan koalisi di lapangan juga berusaha untuk menghubungi jet Suriah tapi tidak ada respon," kata Davis. Patroli tempur udara tambahan AS juga telah dikirim ke daerah itu. Davis mengatakan Suriah akan disarankan untuk tidak mengganggu pasukan koalisi di darat.
(ian)