Tahun Depan Turki Buka Rumah Sakit di Gaza
Minggu, 14 Agustus 2016 - 19:38 WIB
Tahun Depan Turki Buka Rumah Sakit di Gaza
A
A
A
ANKARA - Turki dilaporkan akan membuka sebuah rumah sakit di jalur Gaza, Palestina pada tahun depan. Pembangunan rumah sakit itu didanai oleh Badan Kerjasama dan Pembangunan Internasional Turki (TIKA).
Menurut koordinator TIKA di Palestina, Bulent Korkmaz, rumah sakit yang mereka bangun akan menjadi rumah sakit terbesar yang ada di Gaza. Kormaz menyatakan, TIKA setidaknya akan menggelontorkan dana sebesa USD 40 juta untuk pembangunan rumah sakit tersebut.
"Rumah sakit ini akan mencakup perawatan dan penelitian kanker dan jantung dan departemen pengobatan serta ruang doa dan perpustakaan," ucap Kormaz, seperti dilansir Anadolu Agency pada Minggu (14/8).
Dia menuturkan, rumah sakit ini hanyalah salah satu dari ratusan proyek yang didanai TIKA di Palestina. Tika, lanjut Kormaz, sebelumnya tengah memulai sejumlah program di Palestina, khususnya Gaza. Program-program tersebut mulai dari pelatihan kejuruan bagi penyandang cacat, hingga pembangunan sumur air di Jalur Gaza.
Sebelum Turki, Indonesia sudah terlebih dahulu membangun dan membuka rumah sakti di Gaza. Rumah sakit Indonesia (RSI) tersebut diresmikan dan mulai beroperasi pada awal tahun ini.
Menurut pihak Medical Emergency Rescue Committee (MER-C), RSI adalah rumah sakit kedua terbesar yang ada wilayah Palestina tersebut. Rumah sakit terbesar pertama adalah rumah sakit pusat Gaza.
Menurut koordinator TIKA di Palestina, Bulent Korkmaz, rumah sakit yang mereka bangun akan menjadi rumah sakit terbesar yang ada di Gaza. Kormaz menyatakan, TIKA setidaknya akan menggelontorkan dana sebesa USD 40 juta untuk pembangunan rumah sakit tersebut.
"Rumah sakit ini akan mencakup perawatan dan penelitian kanker dan jantung dan departemen pengobatan serta ruang doa dan perpustakaan," ucap Kormaz, seperti dilansir Anadolu Agency pada Minggu (14/8).
Dia menuturkan, rumah sakit ini hanyalah salah satu dari ratusan proyek yang didanai TIKA di Palestina. Tika, lanjut Kormaz, sebelumnya tengah memulai sejumlah program di Palestina, khususnya Gaza. Program-program tersebut mulai dari pelatihan kejuruan bagi penyandang cacat, hingga pembangunan sumur air di Jalur Gaza.
Sebelum Turki, Indonesia sudah terlebih dahulu membangun dan membuka rumah sakti di Gaza. Rumah sakit Indonesia (RSI) tersebut diresmikan dan mulai beroperasi pada awal tahun ini.
Menurut pihak Medical Emergency Rescue Committee (MER-C), RSI adalah rumah sakit kedua terbesar yang ada wilayah Palestina tersebut. Rumah sakit terbesar pertama adalah rumah sakit pusat Gaza.
(esn)