Aksi Koboi Duterte Perangi Narkoba Bikin AS Prihatin

Rabu, 10 Agustus 2016 - 16:57 WIB
Aksi Koboi Duterte Perangi...
Aksi Koboi Duterte Perangi Narkoba Bikin AS Prihatin
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) menyatakan keprihatinannya atas pembunuhan di luar hukum (extra judicial) terhadap pengedar dan pengguna narkoba yang diawasi langsung oleh Presiden Filipina Rodrigo Duterte. AS pun mendesak pemerintah Filipina untuk memastikan upaya penegakan hukum sesuai dengan kewajiban hak asasi manusia.

Tindakan tegas dalam rangka perang terhadap narkoba di Filipina telah menyebabkan 400 orang yang diduga bandar narkoba tewas dan lebih dari 4.400 orang ditangkap sejak Duterte menjabat pada 30 Juni lalu. Selain itu, 600 ribu orang telah menyerahkan diri kepada pihak berwenang berharap agar tidak dibunuh. Penangkapan yang dilakukan di daerah-daerah kumuh telah membuat penjara di Filipina penuh sesak.

"Kami prihatin dengan penahanan serta pembunuhan di luar hukum dari orang-orang yang dicurigai terlibat dalam aktivitas perdagangan obat terlarang di Filipina. Kami mendesak Filipina untuk memastikan upaya penegakan hukum yang mematuhi kewajiban HAM-nya," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS Elizabeth Trudeau.

"Kami percaya pada aturan hukum. Kami percaya pada proses hukum. Kami percaya pada penghormatan terhadap hak asasi manusia universal. Kami percaya, pada dasarnya, aspek-aspek yang memastikan dan mempromosikan keamanan jangka panjang," katanya lagi disitir dari ABC News, Rabu (10/8/2016).

Sebelumnya, pemimpin gereja Katolik dan kelompok hak asasi manusia di Filipina juga telah menyatakan alarm atas pembunuhan yang meluas dalam bentrokan senjata yang dilaporkan dengan polisi atau kematian masih-dijelaskan tersangka narkoba. Bahkan, beberapa korban pembunuhan itu ditinggalkan dalam kardus dengan pesan peringatan publik untuk menjauh dari obat-obatan terlarang atau mereka akan menjadi korban berikutnya.
(ian)
Berita Terkait
Negara-negara Asia Tenggara...
Negara-negara Asia Tenggara Sekutu Amerika Serikat
Media Amerika Serikat:...
Media Amerika Serikat: Vietnam Berisiko Gagal, Timnas Indonesia Punya Tugas Mudah
Melunak, Filipina Cabut...
Melunak, Filipina Cabut Ancaman Akhiri Pakta Militer dengan AS
AS-Filipina Gelar Pertemuan...
AS-Filipina Gelar Pertemuan Soal Perjanjian Pertahanan, China Waspada
Menhan Filipina Mengaku...
Menhan Filipina Mengaku Didesak China Hentikan Tinjauan Pakta Pertahanan dengan AS
Duterte Gantung Nasib...
Duterte 'Gantung' Nasib Perjanjian Kunjungan Pasukan AS
Berita Terkini
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
1 jam yang lalu
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
1 jam yang lalu
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
2 jam yang lalu
2 Jenderal Militer Ditangkap...
2 Jenderal Militer Ditangkap karena Korupsi Proyek Senilai Rp1,2 Triliun
3 jam yang lalu
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
3 jam yang lalu
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
4 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved