Diplomat AS Dihina Duterte, Washington Panggil Dubes Filipina
Selasa, 09 Agustus 2016 - 17:20 WIB
Diplomat AS Dihina Duterte, Washington Panggil Dubes Filipina
A
A
A
WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat (AS) memanggil Dubes Filipina untuk AS guna dimintai klarifikasi terkait insiden yang melibatkan Presiden Rodrigo Duterte dan Dubes AS bagi Filipina. Duterte dilaporkan telah mengeluarkan komentar yang menghina dan mengeluarkan kata-kata "tidak pantas" terhadap Dubes AS Philip Goldberg.
"Kami telah meminta Dubes Filipina untuk datang ke Departemen Luar Negeri untuk mengklarifikasi pernyataan mereka," kata juru bicara departemen, Elizabeth Trudeau, seperti dikutip dari Asian Correspondent, Selasa (9/8/2016).
Ditanya mengenai rincian pemanggilan tersebut, Trudeau menolak untuk menguraikan apa yang dibicarakan antara Patrick Chuasoto, kuasa usaha dari Kedutaan Besar Filipina di Washington, dan pejabat AS.
Minggu lalu, Duterte menyindir Dubes Goldberg, dalam sebuah pidato dihadapan tentara Filipina. Duterte menyebut Goldberg dengan sebutan diplomat gay saat berpidato didepan tentara di Camp Lapu Lapu di Kota Cebu.
"Menteri Pertahanan Delfin Lorenzana dan saya berbicara dengan Sekretaris Negara AS John Kerry. Dia baik-baik saja. Aku punya keretakan dengan duta besarnya (Philip Goldberg), duta gay-nya. Dia ikut campur tangan selama pemilihan, memberikan pernyataan. Anda tidak seharusnya melakukan itu. Anak yang menyebalkan benar-benar mengganggu saya," kata Duterte kala itu.
"Kami telah meminta Dubes Filipina untuk datang ke Departemen Luar Negeri untuk mengklarifikasi pernyataan mereka," kata juru bicara departemen, Elizabeth Trudeau, seperti dikutip dari Asian Correspondent, Selasa (9/8/2016).
Ditanya mengenai rincian pemanggilan tersebut, Trudeau menolak untuk menguraikan apa yang dibicarakan antara Patrick Chuasoto, kuasa usaha dari Kedutaan Besar Filipina di Washington, dan pejabat AS.
Minggu lalu, Duterte menyindir Dubes Goldberg, dalam sebuah pidato dihadapan tentara Filipina. Duterte menyebut Goldberg dengan sebutan diplomat gay saat berpidato didepan tentara di Camp Lapu Lapu di Kota Cebu.
"Menteri Pertahanan Delfin Lorenzana dan saya berbicara dengan Sekretaris Negara AS John Kerry. Dia baik-baik saja. Aku punya keretakan dengan duta besarnya (Philip Goldberg), duta gay-nya. Dia ikut campur tangan selama pemilihan, memberikan pernyataan. Anda tidak seharusnya melakukan itu. Anak yang menyebalkan benar-benar mengganggu saya," kata Duterte kala itu.
(ian)