Obama soal Suriah: Saya Tak Percaya Putin

Jum'at, 05 Agustus 2016 - 08:54 WIB
Obama soal Suriah: Saya...
Obama soal Suriah: Saya Tak Percaya Putin
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama mengatakan bahwa dia tidak percaya kepada Presiden Rusia Vladimir Putin untuk membantu mengurangi kekerasan di Suriah. Kata-kata keras Obama itu disampaikan dalam konferensi pers di Pentagon, hari Kamis.

Presiden Obama berharap Rusia bisa bekerjasama melakukan de-eskalasi kekerasan. Jika tidak, maka dia menganggap Rusia menjadi aktor yang bertanggung jawab yang mendukung rezim pembunuh, yakni rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad.

”Saya tidak yakin bahwa kami dapat mempercayai Rusia atau Vladimir Putin, itulah sebabnya mengapa kita harus memiliki (sesuatu) untuk menguji apakah bisa atau tidak menghentikan permusuhan yang mencakup diakhirinya pengeboman udara, kematian warga sipil dan kehancuran yang telah kita lihat dilakukan oleh rezim Assad,” kata Obama.

Obama yang mengeluh tentang sulitnya dalam mencoba untuk menstabilkan Suriah, sempat bercanda dengan berujar; ”Saya cukup yakin bahwa sebagian besar dari rambut beruban saya keluar akibatpertemuan saya tentang Suriah.”

Presiden AS ini lebih lanjut mengatakan bahwa dia akan mengejar Rusia untuk menjadi mitra.

”Ada akan ada beberapa ‘garis bawah’ yang kita harapkan untuk bekerja sama dengan Rusia di luar semacam de-confliction yang sedang kita lakukan, dan itu berarti menahan diri pada sisi rezim (Suriah) yang sejauh ini belum pernah tampak,” ujar Obama, seperti dikutip dari Politico, Jumat (5/8/2016).

Pemerintahan Obama sebelumnya dilaporkan akan mempertimbangkan melakukan serangan udara bersama dengan Rusia dengan target kelompok teroris di Suriah. Namun, di sisi lain, Washington mengkritik Moskow karena kurangnya kepedulian terhadap korban sipil dan menargetkan kelompok oposisi moderat Suriah yang bekerja dengan AS.

”Kami telah jelaskan tentang kewajiban Rusia untuk memastikan kepatuhan rezim (Suriah) dengan menghentikan permusuhan,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, John Kirby, beberapa waktu lalu.

”Kami juga telah jelas tentang bahaya yang ditimbulkan oleh Al-Qaeda di Suriah terhadap keamanan nasional kita sendiri. Kami melihat sejumlah langkah untuk mengatasi kedua masalah ini,” katanya lagi.
(mas)
Berita Terkait
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Rusia Mengacau Kawasan Mediterania
Amerika Serikat Dituduh...
Amerika Serikat Dituduh sebagai Pencuri Minyak Suriah, Benarkah?
Rusia: AS Tolak Hadiri...
Rusia: AS Tolak Hadiri Pertemuan Bahas Situasi Suriah
Rusia-AS Dilaporkan...
Rusia-AS Dilaporkan Mulai Patroli Bersama di Suriah
Rusia Sebut Tentara...
Rusia Sebut Tentara AS Coba Hadang Konvoi Militer Mereka di Suriah
Lavrov: Kehadiran Militer...
Lavrov: Kehadiran Militer AS di Suriah Persulit Upaya Rekonsiliasi
Berita Terkini
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
18 menit yang lalu
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
1 jam yang lalu
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
2 jam yang lalu
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
3 jam yang lalu
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
5 jam yang lalu
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
8 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved