Asisten Profesor AS: ISIS Ciptaan Israel, Operasi CIA dan Mossad

Kamis, 04 Agustus 2016 - 10:38 WIB
Asisten Profesor AS:...
Asisten Profesor AS: ISIS Ciptaan Israel, Operasi CIA dan Mossad
A A A
WASHINGTON - Seorang asisten profesor di Oberlin College, salah satu universitas tertua di Amerika Serikat (AS), diskors pihak kampus setelah mengungkap bahwa kelompok ISIS diciptakan Israel dan merupakan operasi CIA dan Mossad. Ilmuwan bernama Dr Joy Karega ini dianggap mengumbar materi anti-Semit.

Materi perihal kelompok ISIS atau Islamic State yang dia sebut ciptaan Israel itu diunggah di Facebook. Tak hanya itu, materi yang dia sebarkan itu juga menyebut Israel di balik serangan 11 September 2001 atau 9/11 dan serangan terhadap kantor majalah Charlie Hebdo di Paris.

Lantaran memicu polemik, Karega sudah menghapus materi di Facebook yang dia unggah bulan November lalu. ”Ini mengganggu bahwa pada hari ini, ketika ada semua akses untuk informasi, sebagian besar masyarakat tidak tahu siapa dan apa ISIS yang sebenarnya. Saya bersumpah bahwa ISIS bukanlah organisasi jihad Islam. Ini adalah operasi CIA dan Mossad, dan ada terlalu banyak informasi di sini yang tidak diketahui masyarakat umum,” bunyi posting Facebook Karega.

Karega—yang bernama lengkap Joilynn Karega-Mason—menerima gelar PhD dari University of Louisville pada tahun 2014. Tak lama setelah serangan di kantor majalah satire Charlie Hebdo pada bulan Januari 2015, Karega berbagi info grafis yang menunjukkan militan ISIS (Daesh) menarik sebuah topeng Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Info grafis itu dia sertai pesan tertulis yang berbunyi; ”Jika orang berpikir Paris ‘serangan’ ini adalah tentang ‘kebebasan berbicara dan berekspresi’ maka saya tidak tahu harus berkata apa.”

“Orang-orang yang mematikan media terindoktrinasi dan melakukan pekerjaan rumah, mereka tahu di mana Charlie Hebdo menerima dukungan dan dukungan,” lanjut pesan Karega.

Pihak Oberlin College sudah merilis pernyataan resmi terkait skorsing yang dijatuhkan pada Karega. Pihak kampus menyebutnya sebagai “cuti administratif”.

”Selama beberapa bulan terakhir, Oberlin College telah mempertimbangkan dengan seksama isu seputar posting anti-Semit di media sosial oleh anggota fakultas Oberlin, Dr Joy Karega,” bunyi pernyataan kampus itu, seperti dikutip dari IB Times, Kamis (4/8/2016).

”Pada bulan Maret, dalam konsultasi dengan Presiden Marvin Krislov, Pengawas dari Oberlin College, meminta administrasi dan fakultas untuk menentang pernyataan bahwa ada pembenaran untuk posting menjijikkan ini,” lanjut pernyataan kampus.

Selama dijatuhi sanksi cuti administratif, sisten profesor itu dilarang mengajar di Oberlin College.
(mas)
Berita Terkait
Mengapa ISIS Tak Pernah...
Mengapa ISIS Tak Pernah Menyerang Israel dan Amerika Serikat?
Senator Republik: Amerika...
Senator Republik: Amerika Serikat Akan Kembali ke Afghanistan
Balas Dendam, Rudal-rudal...
Balas Dendam, Rudal-rudal Iran Serang ISIS di Suriah dan Markas Mossad di Irak
Terungkap, Perusuh di...
Terungkap, Perusuh di Iran Gunakan Taktik Mirip ISIS, Serang Kantor Polisi Dapat Rp10 Juta
Viral, Wanita AS Serang...
Viral, Wanita AS Serang Pria Yahudi: Saya Cinta Yesus, Saya Serukan ISIS Bunuh Kalian Semua
Terungkap, AS Beri Tahu...
Terungkap, AS Beri Tahu Israel Jelang Serangan terhadap Bos ISIS al-Qurayshi
Berita Terkini
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
40 menit yang lalu
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
51 menit yang lalu
Israel Ternyata Ditolong...
Israel Ternyata Ditolong AS saat Dihujani Rudal Iran
1 jam yang lalu
3 Fakta Kepulauan Chagos...
3 Fakta Kepulauan Chagos yang Akan Dibeli AS, Salah Satunya Jadi Kekuatan Militer Amerika-Inggris
1 jam yang lalu
Lebanon Jadi Titik Krisis...
Lebanon Jadi Titik Krisis bagi Gencatan Senjata Perang Iran, Ini 4 Alasannya
1 jam yang lalu
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
2 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved