Gencatan Senjata Dicabut, Filipina Perangi Pemberontak Komunis

Minggu, 31 Juli 2016 - 05:38 WIB
Gencatan Senjata Dicabut,...
Gencatan Senjata Dicabut, Filipina Perangi Pemberontak Komunis
A A A
MANILA - Pemerintah Filipina secara sepihak memutuskan untuk mencabut gencatan senjata dengan pasukan pemberontak komunis. Keputusan itu diumumkan sendiri oleh Presiden Filipina Rodrigo Duterte pada hari Sabtu.

Pasukan pemberontak komunis yang dimaksud adalah New Army People (NPA), sayap bersenjata Partai Komunis Filipina.

”Sekarang saya mengumumkan bahwa saya dengan ini memerintahkan pencabutan segera gencatan senjata sepihak yang sudah saya minta pada 25 Juli, (dan) melawan pemberontak komunis,” kata Duterte dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh Kantor Komunikasi Presiden, seperti dikutip Reuters, Minggu (31/7/2016).

Keputusan untuk mencabut perjanjian gencatan senjata datang setelah NPA gagal memenuhi kondisi ultimatum, yang diajukan oleh Duterte. Duterte sebelumnya mengultimatum pemberontak komunis agar mereka menyatakan gencatan senjata pukul 17.00 waktu setempat pada hari Sabtu.

Ultimatum muncul dalam menanggapi serangan pemberontak terhadap tentara Filipina yang terjadi hanya dua hari setelah pengumuman gencatan senjata sepihak oleh Pemerintah Filipina.

Pemerintah Filipina terperosok dalam kebuntuan panjang dengan pemberontak sayap kiri, yang telah menyebabkan kematian sekitar 40.000 jiwa. Pada awal 2011, pihak yang saling berselisih mencoba untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata, tapi inisiatif gagal pada Februari 2013.
(mas)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Filipina Sebut Pelaku...
Filipina Sebut Pelaku Pemboman di Jolo 2 Wanita, Salah Satunya WNI
Berita Terkini
Wakil Menlu Arab Saudi...
Wakil Menlu Arab Saudi dan Keluarga Nasrallah Hadiri Pemakaman Khamenei
45 menit yang lalu
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
8 jam yang lalu
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
9 jam yang lalu
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
10 jam yang lalu
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
11 jam yang lalu
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
12 jam yang lalu
Infografis
SEA Games 2025: Timnas...
SEA Games 2025: Timnas Indonesia U-23 Bentrok Myanmar, Filipina, dan Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved