AS Hendak Kerahkan Satu Skuadron Jet Bomber B-1 ke Guam

Sabtu, 30 Juli 2016 - 03:53 WIB
AS Hendak Kerahkan Satu...
AS Hendak Kerahkan Satu Skuadron Jet Bomber B-1 ke Guam
A A A
WASHINGTON - Pentagon Amerika Serikat (AS) berencana mengerhkan satu skuadron pesawat jet pengebom (bomber) jarak jauh B-1 ke Guam, pangkalan militer AS di Pasifik. Pengerahan pesawat bomber B-1 ke Guam ini akan menjadi yang pertama kali dalam satu dekade.

Guam berjarak sekitar 2.000 mil dari Laut China Selatan. Pesawat-pesawat pengebom jarak jauh itu akan diterbangkan dari Pangkalan Angkatan Udara Ellsworth di South Dakota bulan depan. Sebanyak 300 penerbang akan turut mendampingi pengerahan pesawat pengebom tersebut.

”Unit B-1 membawa perspektif yang unik dan tahun pertempuran diulang, ini pengalaman operasional dari Komando Pusat untuk Pasifik,” bunyi pernyataan Angkatan Udara AS, seperti dikutip Sputniknews, Jumat (29/7/2016).

”Mereka akan memberikan kemampuan serangan yang signifikan, cepat yang memungkinkan kesiapan dan komitmen untuk penanggulangan kami, menawarkan jaminan untuk sekutu kami, dan memperkuat keamanan regional dan stabilitas di kawasan Indo-Asia-Pasifik,” lanjut Angkatan Udara AS.

Satu skudaron pesawat B-1 itu nantinya akan menggantikan pesawat-pesawat pengebom B-52 yang saat ini ditempatkan di Guam.

Penyebaran pesawat itu berada di bawah rencana Pentagon untuk menggeser setidaknya 60 persen dari kekuatan Angkatan Udara dan Angkatan Laut ke Pasifik pada tahun 2020. Ini merupakan strategi yang berlaku sejak 2014.

”Kami mungkin tidak memiliki banyak kekuatan seperti yang kami inginkan, tetapi 60 persen dari kekuatan akan berada di wilayah Asia Pasifik,” kata Wakil Menteri Pertahanan AS, Bob Work.
(mas)
Berita Terkait
Kapal Induk AS Gelar...
Kapal Induk AS Gelar Latihan di Laut China Selatan
Dekati Kepulauan Paracel,...
Dekati Kepulauan Paracel, China Kirim Peringatan ke Kapal Berpeluru Kendali AS
Kirim Kapal Perang Berpeluru...
Kirim Kapal Perang Berpeluru Kendali, AS Tantang Klaim China di LCS
AS Sangkal Kapal Perangnya...
AS Sangkal Kapal Perangnya Diusir China di Laut China Selatan
AS: Undang-undang Maritim...
AS: Undang-undang Maritim Baru China Langgar Perjanjian Internasional
Usai Diusir China, Amerika...
Usai Diusir China, Amerika Kirim 2 Pembom Nuklir ke Laut China Selatan
Berita Terkini
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
2 menit yang lalu
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
26 menit yang lalu
Israel Marah usai Diserang...
Israel Marah usai Diserang Rudal Iran: Teheran Harus Terbakar!
49 menit yang lalu
Iran Merudal Israel,...
Iran Merudal Israel, Trump Cegah Zionis Balas Serangan
1 jam yang lalu
Iran Tembakkan Rentetan...
Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel, Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
1 jam yang lalu
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
3 jam yang lalu
Infografis
Warren Buffett Sebut...
Warren Buffett Sebut Dolar AS Sedang Menuju ke Neraka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved