Serang Pos Militer AS, Rusia Ogah Tanggung Jawab

Minggu, 24 Juli 2016 - 05:29 WIB
Serang Pos Militer AS,...
Serang Pos Militer AS, Rusia Ogah Tanggung Jawab
A A A
MOSKOW - Rusia bereaksi atas pemberitaan yang menyatakan mereka membom pangkalan militer milik Amerika Serikat (AS) dan Inggris di Suriah. Rusia menolak untuk bertanggung jawab atas serangan tersebut karena hal itu seharusnya berada di pihak AS dan sekutunya.

Baca juga:
Jet Rusia Membom Pos Militer AS dan Inggris di Suriah

Juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Igor Konashenkov mengatakan, para pemimpin koalisi internasional yang dikomandoi AS di Suriah bertanggung jawab karena mengirimkan pasukan ke daerah yang menjadi target serangan udara Rusia.

"Kepala militer dari unit khusus negara-negara koalisi anti ISIS secara eksklusif bertanggung jawab atas fakta bahwa pasukan mereka berada dalam kondisi bahaya di daerah yang ditargetkan oleh Angkatan Udara Rusia," kata Konashenkov seperti dikutip dari Sputnik, Minggu (24/7/2016).

Ia kemudian menambahkan bahwa Rusia terus menerus bertanya kepada mitranya dalam perang melawan terorisme di Suriah untuk memberitahu lokasi dari kekuatan oposisi moderat, sehingga mereka tidak akan menjadi target karena kecelakaan.

Rusia sendiri telah melakukan operasi militer terhadap teroris di Suriah sejak 30 September lalu atas permintaan dari Presiden Suriah, Bashar al-Assad.
(ian)
Berita Terkait
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Rusia Mengacau Kawasan Mediterania
Amerika Serikat Dituduh...
Amerika Serikat Dituduh sebagai Pencuri Minyak Suriah, Benarkah?
Rusia: AS Tolak Hadiri...
Rusia: AS Tolak Hadiri Pertemuan Bahas Situasi Suriah
Lavrov: Kehadiran Militer...
Lavrov: Kehadiran Militer AS di Suriah Persulit Upaya Rekonsiliasi
Rusia Sebut Tentara...
Rusia Sebut Tentara AS Coba Hadang Konvoi Militer Mereka di Suriah
Rusia-AS Dilaporkan...
Rusia-AS Dilaporkan Mulai Patroli Bersama di Suriah
Berita Terkini
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
41 menit yang lalu
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
1 jam yang lalu
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
2 jam yang lalu
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
3 jam yang lalu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
4 jam yang lalu
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
4 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved