Erdogan Akui Intelijen Kebobolan, Kudeta Baru Bisa Terjadi

Jum'at, 22 Juli 2016 - 07:59 WIB
Erdogan Akui Intelijen...
Erdogan Akui Intelijen Kebobolan, Kudeta Baru Bisa Terjadi
A A A
ANKARA - Presiden Turki Tayyip Erdogan mengakui bahwa intelijen Turki kebobolan sehingga terjadi upaya kudeta militer yang menewaskan ratusan orang. Erdogan juga tidak memungkiri kudeta baru bisa saja terjadi, tapi itu tak mudah.

Pengakuan Erdogan itu muncul dalam wawancaranya dengan Reuters. ”Kita lebih waspada,” katanya terkait kemungkinan terjadi kudeta baru.

”Sangat jelas bahwa ada kesenjangan yang signifikan dan kekurangan dalam intelijen kita, tidak ada gunanya mencoba untuk menyembunyikan atau menyangkalnya. Saya mengatakan kepada kepala intelijen nasional,” ujar Erdogan di istananya di Ankara, yang dilansir Jumat (22/7/2016).

Erdogan menuduh Fethullah Gulen—ulama kharismatik Turki yang tinggal di Amerika Serikat dan mantan sekutunya—sebagai dalang upaya kudeta militer pada Jumat malam pekan lalu. Usai kudeta, rezim Erdogan melakukan tindakan keras dengan menangkap dan memecat hingga sekitar 60 ribu orang dari kalangan tentara, polisi, hakim, PNS hingga guru yang dianggap terlibat dan mendukung kudeta.

Usai kudeta gagal, Erdogan mulai melakukan restrukturisasi militer, dengan Dewan Tertinggi Militer (YAS) sebagai badan pengawas. Menurut Erdogan retrukturisasi itu akan membuat militer Turki memperoleh “darah segar” kembali.

”Mereka semua bekerja sama untuk apa yang mungkin dilakukan, dan dalam jumlah yang sangat singkat struktur baru akan muncul. Dengan struktur baru ini, saya yakin militer akan mendapatkan darah segar,” ujar Erdogan.

”Setelah semua yang telah terjadi, saya pikir mereka sekarang harus menarik pelajaran yang sangat penting. Ini adalah proses yang berkelanjutan, kami tidak akan pernah berhenti, kami akan terus sangat aktif, kami memiliki rencana,” imbuh Presiden Erdogan.
(mas)
Berita Terkait
Timnas Indonesia Dibungkam...
Timnas Indonesia Dibungkam Inggris 0-3 di Piala Dunia Amputasi
Banyak Bangunan Ambruk...
Banyak Bangunan Ambruk Saat Gempa, Turki Tahan 180 Orang
Hikmah di Balik Bencana,...
Hikmah di Balik Bencana, Perbatasan Armenia-Turki Dibuka untuk Pertama Kalinya
Jaga Amanah 106 Tahun,...
Jaga Amanah 106 Tahun, Keluarga Palestina Serahkan Uang Tentara Turki Utsmani
Harapan di Tengah Reruntuhan...
Harapan di Tengah Reruntuhan Gempa Dahsyat Turki-Suriah
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan...
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan ke Turki
Berita Terkini
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
11 menit yang lalu
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
1 jam yang lalu
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
1 jam yang lalu
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
2 jam yang lalu
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
3 jam yang lalu
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
3 jam yang lalu
Infografis
Jika Perang Nuklir Terjadi,...
Jika Perang Nuklir Terjadi, 300 Juta Orang di AS Bisa lenyap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved