Turki Blokir WikiLeaks setelah Bocorkan Dokumen usai Kudeta

Rabu, 20 Juli 2016 - 16:09 WIB
Turki Blokir WikiLeaks...
Turki Blokir WikiLeaks setelah Bocorkan Dokumen usai Kudeta
A A A
ANKARA - Otoritas Turki memblokir akses situs WikiLeaks setelah merilis dokumen dari hampir 300 ribu email internal Pemerintah Turki. Bocoran WikiLeaks yang salah satunya soal struktur kekuasaan rezim Erdogan dan partai AKP dirilis setelah upaya kudeta militer mengalami kegagalan.

Situs anti-kerahasiaan yang didirikan Julian Assange ini melalui Twitter mengkonfirmasi soal pemblokiran situs.”WikiLeaks diminta untuk diblokir secara nasional di #Turkey (Turki) setelah merilis (hampir) 300 ribu email dari pihak #Erdogan AKP,” bunyi tweet situs itu melalui akun resminya @wikileaks, Rabu (20/7/2016).

Pemblokiran akses situs WikiLeaks dilakukan oleh pengawas internet Turki. Dewan Telekomunikasi Turki menyebut langkah ini sebagai "langkah administratif", sebuah istilah yang biasa digunakan oleh organisasi resmi saat memblokir akses ke situs-situs yang ditentukan.

Baca:
Bocorkan Dokumen Erdogan usai Kudeta, WikiLeaks Diserang

Meski demikian, WikiLeaks menyarankan pada publik Turki untuk mencoba mengakses situs mereka dengan menggunakan proxy.”Salah satu IP kami https://141.105.65.113/akp-emails/ (mengkonfirmasi pengecualian keamanan) #Turkey (Turki),” lanjut tweet WikiLeaks.

Situs whistleblowing nirlaba ini sebelumnya mengalami serangan cyber besar-besaran setelah merilis batch pertama dari hampir 300.000 email yang bersumber dari server internal partai AKP, yang merupakan partai berkuasa di Turki.

”WikiLeaks telah bergerak maju pada jadwal publikasi dalam menanggapi pembersihan pasca-kudeta pemerintah (Turki),” tulis WikiLeaks dalam rilisnya.

”Kami telah memverifikasi bahan dan sumber, yang tidak terhubung, dengan cara apapun, pada unsur-unsur di balik kudeta, atau partai politik saingan atau negara,” imbuh situs tersebut.

WikiLeaks menegaskan bahwa mereka bukanlah pro atau anti-pemerintah Erdogan, melainkan hanya melayani "kebenaran”. Semua dokumen email yang dibocorkan berkaitan dengan “akparti.org.tr”, doman utama dari kekuatan politik di negara tersebut.
(mas)
Berita Terkait
Timnas Indonesia Dibungkam...
Timnas Indonesia Dibungkam Inggris 0-3 di Piala Dunia Amputasi
Banyak Bangunan Ambruk...
Banyak Bangunan Ambruk Saat Gempa, Turki Tahan 180 Orang
Hikmah di Balik Bencana,...
Hikmah di Balik Bencana, Perbatasan Armenia-Turki Dibuka untuk Pertama Kalinya
Jaga Amanah 106 Tahun,...
Jaga Amanah 106 Tahun, Keluarga Palestina Serahkan Uang Tentara Turki Utsmani
Harapan di Tengah Reruntuhan...
Harapan di Tengah Reruntuhan Gempa Dahsyat Turki-Suriah
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan...
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan ke Turki
Berita Terkini
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
37 menit yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
1 jam yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
2 jam yang lalu
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
3 jam yang lalu
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
4 jam yang lalu
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
5 jam yang lalu
Infografis
18 Kolonel AD Pecah...
18 Kolonel AD Pecah Bintang usai Promosi Jabatan di Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved