AS: Jangan Ada Pernyataan Provokasi Terkait Putusan Pengadilan Arbitrase

Selasa, 12 Juli 2016 - 22:42 WIB
AS: Jangan Ada Pernyataan...
AS: Jangan Ada Pernyataan Provokasi Terkait Putusan Pengadilan Arbitrase
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) turut angkat bicara mengenai putusan Pengadilan Arbitrase soal Laut China Selatan. Dalam putusannya, Pengadilan Arbitrase mementahkan semua klaim yang dibuat China di wilayah sengketa tersebut.

Dalam sebuah pernyataan, juru bicara Departemen Luar Negeri AS, John Kirby menuturkan, pihaknya berharap semua pihak dapat menahan diri dari mengeluarkan pernyataan yang bisa memperburuk situasi, terkait dengan putusan ini.

"AS mendesak semua pihak untuk menghindari pernyataan atau tindakan provokatif setelah Pengadilan Arbitrase memutuskan bahwa China tidak memiliki jejak bersejarah atas perairan Laut Cina Selatan," kata Kirby, seperti dilansir Reuters pada Selasa (12/7).

Kirby menuturkan, putusan Pengadilan Arbitrase ini bisa menjadi pendorong bagi penyelesaian konflik yang terjadi di kawasan yang disengketakan oleh setidaknya lima negara itu.

"Keputusan hari ini oleh Pengadilan dalam arbitrase Filipina-China merupakan kontribusi penting untuk tujuan bersama dari resolusi damai untuk sengketa di Laut China Selatan," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, John Kirby dalam sebuah pernyataan.

Dia menambahkan, AS masih mempelajari keputusan dan tidak memiliki komentar pada manfaat dari kasus ini. Tetapi, lanjut Kirby AS mendukung upaya untuk menyelesaikan sengketa Laut China Selatan melalui jalur damai.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
35 menit yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
1 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
2 jam yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
3 jam yang lalu
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
4 jam yang lalu
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
5 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved