Utusan PBB untuk Suriah Desak Dilakukannya Transisi Politik
Jum'at, 01 Juli 2016 - 22:37 WIB
Utusan PBB untuk Suriah Desak Dilakukannya Transisi Politik
A
A
A
NEW YORK - Utusan PBB untuk Suriah, Staffan de Mistura mengatakan, masih belum jelas kapan putaran berikut pembicaraan damai intra Suriah yang ditengahi PBB akan berlangsung. Namun, ia menekankan hubungan antara pemberantasan terorisme dan transisi politik di negara itu.
"Kami belajar, bahwa ketika Anda mengadakan konferensi atau perundingan atau pembicaraan intra-Suriah, Anda ingin memastikan bahwa itu memiliki peluang bagus untuk sukses," kata de Mistura usai melakukan konsultasi tertutup dengan Dewan Keamanan PBB di New York.
"Setelah hanya sebuah konferensi demi konferensi, kita bisa melakukan itu setiap saat. Tapi, itu bukan tujuan. Semua orang setuju bahwa transisi politik merupakan prioritas dan tidak ada yang menyangkal hal itu ," tambahnya seperti dikutip dari laman Middle East Monitor, Jumat (1/7/2016).
Sebelumnya, delegasi oposisi Suriah menangguhkan keikutsertaannya dalam putaran ketiga pembicaraan intra Suriah di Jenewa pada bulan April lalu, sebagai protes atas situasi kemanusiaan yang memburuk di Suriah.
"Kami belajar, bahwa ketika Anda mengadakan konferensi atau perundingan atau pembicaraan intra-Suriah, Anda ingin memastikan bahwa itu memiliki peluang bagus untuk sukses," kata de Mistura usai melakukan konsultasi tertutup dengan Dewan Keamanan PBB di New York.
"Setelah hanya sebuah konferensi demi konferensi, kita bisa melakukan itu setiap saat. Tapi, itu bukan tujuan. Semua orang setuju bahwa transisi politik merupakan prioritas dan tidak ada yang menyangkal hal itu ," tambahnya seperti dikutip dari laman Middle East Monitor, Jumat (1/7/2016).
Sebelumnya, delegasi oposisi Suriah menangguhkan keikutsertaannya dalam putaran ketiga pembicaraan intra Suriah di Jenewa pada bulan April lalu, sebagai protes atas situasi kemanusiaan yang memburuk di Suriah.
(ian)