Erdogan Minta Maaf pada Rusia untuk Selamatkan Diri?

Jum'at, 01 Juli 2016 - 11:59 WIB
Erdogan Minta Maaf pada...
Erdogan Minta Maaf pada Rusia untuk Selamatkan Diri?
A A A
ANKARA - Setelah berbulan-bulan “konfrontasi”, Presiden Turki Recep Tayiip Erdogan meminta maaf kepada Rusia atas penembakan jet Su-24 di perbatasan Suriah-Turki November lalu. Namun, langkah Erdogan meminta maaf itu dinilai sebagai upayanya untuk menyelamatkan karir politiknya.

Penilaian itu disampaikan editor surat kabar Turki berhaluan kiri "SOL", Kemal Okuyan. Editor tersebut pernah diadili di Turki karena mengkritik Presiden Erdogan.

Berbicara dengan Brian Becker dari Loud & Clear, Okuyan, mengatakan bahwa kebijakan Erdogan telah membawa Turki menuju kebuntuan politik dengan AS, Israel dan Uni Eropa serta Rusia.

Ankara juga memiliki hubungan yang tegang dengan Iran, Yunani dan Armenia yang belum membaik. “Akibatnya Turki menjadi negara yang memiliki masalah dengan negara-negara di dunia dan kekuatan regional,” katanya.

Menurut Okuyan, kebijakan dan 6sikap Erdogan terhadap Suriah telah membagi opini publik di kalangan penduduk Turki. Hampir setengah dari total warga Turki masih mendukung Presiden Erdogan, sementara separuh lainnya menentang.

”Masyarakat Turki berjuang melawan Erdogan, meskipun mereka telah mendukungnya untuk sementara waktu,” ujarnya. Dia menilai Erdogan berambisi mengembalikan Turki ke era Ottoman.

Selain itu, jatuhnya jet Rusia akibat ditembak pesawat tempur Turki membuat hubungan Ankara dan Moskow Rusak. Akibatnya, Turki mengalami konsekuensi ekonomi yang keras dari Rusia, terutama di sektor wisata. Okuyan mengatakan, tanpa wisatawan Rusia, beberapa bagian dari negara tersebut benar-benar kosong.

”Erdogan menggunakan Rusia untuk menyeimbangkan beberapa kritik yang datang dari Amerika Serikat. Dia mencoba untuk menggunakan kartu Rusia,” lanjut Okuyan, yang dikutip Sputniknews, Jumat (1/7/2016).

Okyuan melanjutkan, ketika Erdogan dikritik di semua lini, dia mengulurkan tangan ke arah Rusia dalam upaya untuk menyelamatkan karir politiknya.

”Ini adalah langkah yang dibuat Erdogan untuk menyelamatkan dirinya. Tentu saja memiliki beberapa konteks politik dan ekonomi, tetapi masalah utama adalah untuk menyelamatkan Erdogan,” katanya.

Presiden Rusia Vladimir Putin telah mengkonfirmasi bahwa Pemerintah Erdogan sudah meminta maaf pada Rusia. Namun, para pejabat Ankara masih mengelak dan mengklaim bahwa Turki hanya menyesal, bukan meminta maaf.
(mas)
Berita Terkait
Pemimimpin Gereja Ortodoks...
Pemimimpin Gereja Ortodoks Rusia Tolak Rencana Ubah Hagia Sophia Jadi Masjid
Etnis Tatar Krimea Peringati...
Etnis Tatar Krimea Peringati Hari Korban Genosida
Rusia Menyangkal Ikut...
Rusia Menyangkal Ikut Campur Pemilu Turki
Inilah Kapal Rusia yang...
Inilah Kapal Rusia yang Ditahan Turki karena Dicurigai Bawa Gandum Ukraina
Memanas, Rusia Bakal...
Memanas, Rusia Bakal Gelar Latihan di Laut Mediterania
Turki Khianati NATO,...
Turki Khianati NATO, Dukung Rusia untuk Membela Diri
Berita Terkini
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
2 jam yang lalu
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
3 jam yang lalu
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
4 jam yang lalu
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
5 jam yang lalu
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
5 jam yang lalu
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
6 jam yang lalu
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved