Klaim Mengejutkan Kekasih Pria Pembantai Kelab Gay Orlando

Rabu, 22 Juni 2016 - 16:57 WIB
Klaim Mengejutkan Kekasih...
Klaim Mengejutkan Kekasih Pria Pembantai Kelab Gay Orlando
A A A
ORLANDO - Seorang pria asal Puerto Rico mengaku sebagai kekasih pria Omar Mateen, pelaku pembantai puluhan orang di kelab malam gay di Orlando.

Pria itu membuat klaim mengejutkan, di mana pembantaian dilakukan Omar Mateen karena dendam setelah salah satu kekasih prianya yang melakukan threesome dengannya terinfeksi HIV positif.

Pria Puerto Rico itu hanya bersedia diidentifikasi dengan nama pendek “Miguel”. Dia mengaku menjalin hubungan dengan Omar Mateen selama dua bulan antara Oktober dan Desember tahun lalu.

Miguel mengatakan bahwa dia pernah berkencan dengan Omar Mateen. Dia bertemu dengan Omar Mateen 20 kali di sebuah hotel di Orlando, Florida, Amerika Serikat.

Mateen di mata Miguel adalah sosok pria gay yang bingung dan peminum berat. Dia percaya, apa yang dilakukan pria AS keturunan Afghanistan itu sebagai upaya balas dendam.

Miguel yang fasih berbahasa Spanyol dan Inggris, mengatakan bahwa meskipun hasil tes Omar Mateen negative, tapi pria itu khawatir bahwa hasilnya tidak akurat untuk mengetahui apakah dia terinfeksi HIV atau tidak.

”Hal yang membuat saya ingin katakana kebenarannya adalah bahwa dia tidak melakukannya untuk terorisme," kata Miguel kepada wartawan Univision, Maria Elena Salinas. ”Menurut saya dia melakukannya untuk membalas dendam.”

Sebelum pembantaian, Miguel menegaskan, Mateen tampak ”manis”. Miguel mengungkap bahwa Mateen senang dipeluk.

Kencan pertamanya dengan Mateen, kata Miguel, terjadi di sebuah bar di Orlando.”Rasanya seperti kencan lain,” ujarnya, yang dilansir Daily Mail, Rabu (22/6/2016).

Selama menjalin hubungan, Miguel kerap mendengar bahwa Mateen membahas tentang imannya.
Miguel telah melaporkan kesaksiannya itu kepada FBI. Dia mengaku masih akan terus diinterogasi oleh petugas FBI.

Dalam penembakan massal di kelab malam Pulse, Orlando, sebanyak 49 orang tewas termasuk Omar Mateen yang ditembak mati pasukan SWAT setelah melakukan pembantaian.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
29 menit yang lalu
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
1 jam yang lalu
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
6 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
10 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
11 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
12 jam yang lalu
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved