Swiss Wajibkan Siswa Muslim Jabat Tangan dengan Guru Perempuan

Kamis, 26 Mei 2016 - 11:15 WIB
Swiss Wajibkan Siswa...
Swiss Wajibkan Siswa Muslim Jabat Tangan dengan Guru Perempuan
A A A
JENEWA - Departemen Pendidikan Budaya dan Olahraga Swiss mengeluarkan aturan baru, di mana siswa Muslim harus berjabat tangan dengan guru perempuan.

Jika menolak aturan itu, orang tua siswa akan didenda hingga 5 ribu franc atau sekitar USD5.046.
Aturan ini mengabaikan toleransi terhadap sebagian warga Muslim di Swiss yang meyakini haram berjabat tangan antara pria dan perempuan yang bukan muhrim.

”Minat masyarakat terhadap kesetaraan antara laki-laki dan perempuan dan integrasi orang asing secara signifikan melebihi kebebasan hati nurani (kebebasan beragama) dari siswa,” bunyi pernyataan Departemen Pendidikan, Budaya dan Olahraga di Basel-Landschaft, utara Swiss, hari Rabu.

Menurut departemen, jika siswa menolak untuk berjabat tangan, itu berarti bahwa mereka melibatkan orang lain dalam tindakan religius.

”Isyarat sosial jabat tangan adalah penting bagi siswa dalam kehidupan profesional mereka," lanjut pernyataan departemen itu, seperti dikutip dari Russia Today, Kamis (26/5/2016).

Sebuah sekolah di Swiss menyatakan ada siswa Muslim yang tetap menolak untuk berjabat tangan dengan guru perempuan menyusul aturan kontroversial itu.

Aturan ini muncul hampir dua bulan setelah kasus di Therwi, di mana dua siswa berusia 14 dan 15 tahun, menolak untuk berjabat tangan dengan guru perempuan mereka. Mereka mengatakan, jabat tangan itu bertentangan keyakinan agama mereka.

Anak-anak tersebut berpendapat bahwa agama Islam tidak mengizinkan kontak fisik antar-lawan jenis, kecuali dengan anggota keluarga.
(mas)
Berita Terkait
Swiss Usulkan Denda...
Swiss Usulkan Denda Rp15 Juta Bagi Pelanggar Larangan Burqa
Hasil Serbia vs Swiss:...
Hasil Serbia vs Swiss: 4 Gol Tercipta di Babak Pertama!
Perempuan Penjaga Bonbin...
Perempuan Penjaga Bonbin Swiss Tewas Diterkam Harimau Siberia
Ada Masalah Teknis,...
Ada Masalah Teknis, Pesawat Menlu Swiss Mendarat di Moskow
Peneliti Swiss Temukan...
Peneliti Swiss Temukan Konsentrasi Kecil Covid-19 di Air Limbah
Kehebatan Jet Tempur...
Kehebatan Jet Tempur F/A-18 Hornet, Bisa Mendarat di Jalan Raya
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
4 jam yang lalu
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
5 jam yang lalu
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
6 jam yang lalu
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
7 jam yang lalu
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
8 jam yang lalu
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
9 jam yang lalu
Infografis
Negara BRICS dengan...
Negara BRICS dengan Jumlah Populasi Muslim Terbesar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved