Afghanistan Belum Bisa Konfirmasi Kematian Mullah Mansour
Minggu, 22 Mei 2016 - 19:14 WIB
Afghanistan Belum Bisa Konfirmasi Kematian Mullah Mansour
A
A
A
KABUL - Pemerintah Afghanistan, melalui kantor Kepresidenan Afghanistan membenarkan adanya serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat (AS), yang menargetkan pemimpin Taliban, Mullah Mansour. Afghanistan, menurut kantor Kepresidenan, saat ini tengah menunggu kepastian apakah serangan itu benar-benar telah menewaskan Mansour, atau tidak.
"Republik Islam Afghanistan memastikan adanya serangan terhadap Mullah Akhtar Mansour dalam operasi pesawat tak berawak oleh pasukan AS, kemarin," kata wakil juru bicara Presiden Afghanistan, Dawa Khan Menapal, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (22/5).
"Pemerintah Afghanistan saat ini tengah berusaha untuk mencari dan menyampaikan rincian mengenai serangan yang menargetkan Mansour, dan hasilnya akan disampaikan dalam waktu dekat," sambungnya.
Dirinya juga menuturkan, Mansour terus menjadi sasaran serangan karena dirinya tetap bersikeras untuk melanjutkan perlawanan terhadap pemerintah Afghanistan, dan menolak panggilan untuk melakukan negosiasi damai dengan pemerintah Afghanistan.
Sementara itu, menurut kepala militer Afghanistan, Abdullah Abdullah, jika benar Mansour tewas dalam serangan tersebut, maka ini akan menjadi pukul teramat telak bagi Taliban. "Ini merupakan kemunduran besar yang akan menyebabkan perubahan besar dalam tubuh Taliban," ucapnya.
"Republik Islam Afghanistan memastikan adanya serangan terhadap Mullah Akhtar Mansour dalam operasi pesawat tak berawak oleh pasukan AS, kemarin," kata wakil juru bicara Presiden Afghanistan, Dawa Khan Menapal, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (22/5).
"Pemerintah Afghanistan saat ini tengah berusaha untuk mencari dan menyampaikan rincian mengenai serangan yang menargetkan Mansour, dan hasilnya akan disampaikan dalam waktu dekat," sambungnya.
Dirinya juga menuturkan, Mansour terus menjadi sasaran serangan karena dirinya tetap bersikeras untuk melanjutkan perlawanan terhadap pemerintah Afghanistan, dan menolak panggilan untuk melakukan negosiasi damai dengan pemerintah Afghanistan.
Sementara itu, menurut kepala militer Afghanistan, Abdullah Abdullah, jika benar Mansour tewas dalam serangan tersebut, maka ini akan menjadi pukul teramat telak bagi Taliban. "Ini merupakan kemunduran besar yang akan menyebabkan perubahan besar dalam tubuh Taliban," ucapnya.
(esn)