MA Venezuela Dukung Dekrit Maduro soal Keadaan Darurat

Jum'at, 20 Mei 2016 - 20:09 WIB
MA Venezuela Dukung...
MA Venezuela Dukung Dekrit Maduro soal Keadaan Darurat
A A A
CARACAS - Mahkamah Agung (MA) Venezuela telah memutuskan bahwa keputusan pengumuman negara dalam keadaan darurat yang dilakukan oleh Presiden Nicolas Maduro adalah konstitusional. Keputusan ini memberikan Maduro kekuatan ekstra untuk menangani krisis ekonomi negaranya, termasuk hak untuk memaksakan langkah-langkah keamanan lebih ketat.

Pengadilan tertinggi itu menyatakan, keputusan Maduro tersebut konstitusional. Sebab, apa yang disebut keadaan sosial, ekonomi, politik, alam dan ekologi yang luar biasa serius dapat mempengaruhi perekonomian nasional, seperti dikutip dari BBC, Jumat (20/5/2016).

Maduro sebelumnya mengumumkan jika Venezuela dalam keadaan darurat selama 60 hari. Ia menuding para pengusaha elit telah memboikot ekonomi dan Amerika Serikat (AS) merencanakan kudeta terhadap pemerintahan sosialisnya.

Namun, dekrit ini ditolak oleh parlemen yang dikuasai oleh kelompok oposisi. Pihak oposisi juga menolak langkah-langkah baru dan mendorong referendum untuk mendongkel Maduro dari kekuasaan. Mereka bahkan membuat petisi yang ditandatangani oleh 1,85 juta orang.

Venezuela saat ini bergulat dengan hiperinflasi, penyusutan ekonomi, tindak kejahatan yang merajalela, praktik korupsi, serta kekurangan makanan dan pasokan listrik.
(ian)
Berita Terkait
Aksi Solidaritas untuk...
Aksi Solidaritas untuk Venezuela di Depan Kedubes AS di Jakarta
Diam-diam, Sekutu Maduro...
Diam-diam, Sekutu Maduro dan Guaido Lakukan Pembicaraan Rahasia
Negara Ini Kaya Minyak,...
Negara Ini Kaya Minyak, tapi Rakyatnya Miskin dan Menderita
Terlalu Sering Menjilat,...
Terlalu Sering Menjilat, AS Kecam Pemenang Nobel Venezuela sebagai Perusak
Mahkamah Agung Inggris...
Mahkamah Agung Inggris Tolak Klaim Maduro Atas Emas Venezuela
Venezuela Tukar Emas...
Venezuela Tukar Emas dengan Dolar, Dibantu UEA, Mali dan Pesawat Rusia
Berita Terkini
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
1 jam yang lalu
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
2 jam yang lalu
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
3 jam yang lalu
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
4 jam yang lalu
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
4 jam yang lalu
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
5 jam yang lalu
Infografis
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Satelit China Dukung Houthi Yaman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved