Kremlin: Inggris Gunakan Rusia Dalam Kampanye Brexit

Rabu, 18 Mei 2016 - 20:52 WIB
Kremlin: Inggris Gunakan...
Kremlin: Inggris Gunakan Rusia Dalam Kampanye Brexit
A A A
MOSKOW - Kremlin menuturkan Inggris menggunakan isu Rusia atau Vladimir Putin dalam debat pra-refendum, apakah mereka akan keluar dari Uni Eropa (UE) atau tidak, yang dikenal dengan nama Brexit. Para tokoh, baik yang pro atau kontra dengan Brexir memanfaatkan Rusia untuk mencari dukungan.

Juru bicara Kremlin, Dmtry Peskov menuturkan, ini adalah sesuatu hal yang baru, yang belum dilihat Rusia sebelumnya. Menurutnya, jika isu Rusia digunakan dalam kampanye AS, itu adalah hal yang sudah lumrah, tapi dalam kampanye Brexit, itu adalah hal baru.

"Kami sudah terbiasa dengan penggunaan Rusia sebagai salah satu alat yang digunakan dalam kampanye pemilu di AS. Tetapi bagi kami, adalah hal yang baru bahwa faktor Rusia atau faktor Presiden Putin sedang digunakan dalam perdebatan Brexit," Peskov dalam sebuah pernyataan.

"Ini adalah fenomena baru dan jangan lupa bahwa Presiden Putin telah berbicara lebih dari sekali tentang minat kami dalam menempa hubungan baik dan saling menguntungkan dengan negara-negara UE," sambungnya, seperti dilansir Reuters pada Rabu (18/5).

Sejumlah pejabat Inggris, termasuk di dalamnya Perdana Menteri David Cameron memang kerap menggunakan Rusia dan Putin sebagai ajang untuk membujuk masyarakat Inggris agar tidak keluar dari UE. Menurut Cameron, satu-satunya negara yang diuntungkan oleh keluarnya Inggris dari UE adalah Rusia.

Hal senada juga sempat diutarakan oleh Menteri Luar Negeri Inggris Philip Hammond. Dimana, mantan Menteri Pertahanan Inggris itu menyebut satu-satunya negara yang ingin Inggris keluar dari UE adalah Inggris.

Referendum untuk menentukan apakah Inggris akan keluar dari UE atau tidak rencananya akan digelar pada akhir Juni mendatang. Sejauh ini, menurut hasil poling, perbandingan jumlah warga Inggris yang masih ingin bersama dengan UE dan yang ingin keluar dari UE masih seimbang.
(esn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
Trump: Pasukan AS Segera...
Trump: Pasukan AS Segera Serang Lokasi Gunung Pickaxe Iran dengan Sangat Hebat
24 menit yang lalu
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
2 jam yang lalu
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
3 jam yang lalu
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
5 jam yang lalu
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
8 jam yang lalu
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
9 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved