ISIS Terus Berkembang, Efisiensi Koalisi Pimpinan AS Dipertanyakan
Sabtu, 07 Mei 2016 - 22:28 WIB
ISIS Terus Berkembang, Efisiensi Koalisi Pimpinan AS Dipertanyakan
A
A
A
NEW YORK - Utusan tetap Rusia untuk PBB, Vitaly Churkin mengatakan, ISIS telah memperluas kegiatannya ke Libya, Afghanistan dan bahkan ke Eropa. Churkin pun mempertanyakan efisiensi koalisi anti ISIS pimpinan Amerika Serikat (AS).
"Kami benar-benar mendukung upaya pemerintah Irak terhadap ISIS dan memperhatikan kemajuan tertentu. Tetapi kebangkitan kegiatan teroris, terutama di Baghdad, membuat kita waspada dan mempertanyakan efisiensi kegiatan koalisi yang menyebut dirinya global dalam beberapa waktu terakhir, karena beberapa alasan," kata Churkin pada pertemuan Dewan Keamanan PBB soal Irak, seperti dikutip dari TASS, Sabtu (7/5/2016).
Menurut Churkin, hanya pendekatan untuk merangkul semua upaya anti terorisme dan ketaatan terhadap hukum internasional yang dapat menghasilkan hasil maksimal.
"Tidak ada ruang untuk standar ganda di sini. Sebuah pendekatan yang konsisten dan prinsip-prinsip semua anggota yang bertanggung jawab dari masyarakat internasional diperlukan untuk melawan kejahatan mutlak ini," katanya.
Sebelumnya Ketua Komite Sanksi ISIS dan Al-Qaeda, Gerard van Bohemen mengatakan, tindakan bersama dari negara-negara telah melemahkan ISIS di Irak dan Suriah. Namun begitu, cakupan geografis kelompok semakin meluas ke Afghanistan, Yaman dan Libya.
"Kami benar-benar mendukung upaya pemerintah Irak terhadap ISIS dan memperhatikan kemajuan tertentu. Tetapi kebangkitan kegiatan teroris, terutama di Baghdad, membuat kita waspada dan mempertanyakan efisiensi kegiatan koalisi yang menyebut dirinya global dalam beberapa waktu terakhir, karena beberapa alasan," kata Churkin pada pertemuan Dewan Keamanan PBB soal Irak, seperti dikutip dari TASS, Sabtu (7/5/2016).
Menurut Churkin, hanya pendekatan untuk merangkul semua upaya anti terorisme dan ketaatan terhadap hukum internasional yang dapat menghasilkan hasil maksimal.
"Tidak ada ruang untuk standar ganda di sini. Sebuah pendekatan yang konsisten dan prinsip-prinsip semua anggota yang bertanggung jawab dari masyarakat internasional diperlukan untuk melawan kejahatan mutlak ini," katanya.
Sebelumnya Ketua Komite Sanksi ISIS dan Al-Qaeda, Gerard van Bohemen mengatakan, tindakan bersama dari negara-negara telah melemahkan ISIS di Irak dan Suriah. Namun begitu, cakupan geografis kelompok semakin meluas ke Afghanistan, Yaman dan Libya.
(ian)