AS-Rusia Sepakat Perpanjang Gencatan Senjata di Suriah
Kamis, 05 Mei 2016 - 18:36 WIB
AS-Rusia Sepakat Perpanjang Gencatan Senjata di Suriah
A
A
A
DAMASKUS - Rusia dan Amerika Serikat (AS) sepakat memperpanjang gencatan senjata hingga ke Aleppo, salah satu provinsi yang paling parah terkena dampak perang di Suriah. Kesepakatan yang tercapai pada 3 Mei lalu itu pun sudah mulai diberlakukan.
"Kami berharap semua pihak untuk menghentikan permusuhan secara sepenuhnya, mematuhi penghentian permusuhan yang diperbaharui di Aleppo. Itu berarti rezim dan oposisi dalam posisi yang sama," kata Menteri Luar Negeri AS, John Kerry.
"Kami akan terus bekerja untuk menurunkan kekerasan di seluruh Suriah dengan harapan kita bisa kembali ke pembicaraan secepat masyarakan mendapatkan keyakinan jika gencatan senjata ini bertahan lama dan bahwa kita telah meletakkan dasar jika semua ini bisa kembali normal," tambahnya seperti dikutip dari IB Times, Kamis (5/5/2016).
Meski begitu, terjadi perselisihan terkait waktu penerapan gencatan senjata. Departemen Luar Negeri AS mengatakan pihak yang terlibat pertikaian setuju untuk menghentikan semua permusuhan pada 4 Mei tengah malam. Namun, rezim Suriah mengatakan gencatan senjata di mulai pada 5 Mei pukul 01:00.
Selain itu, permasalahan lain yang timbul adalah rincian perjanjian yang belum diketahui mengenai durasi gencatan senjata dan kondisi yang melekat pada kesepakatan itu.
"Kami berharap semua pihak untuk menghentikan permusuhan secara sepenuhnya, mematuhi penghentian permusuhan yang diperbaharui di Aleppo. Itu berarti rezim dan oposisi dalam posisi yang sama," kata Menteri Luar Negeri AS, John Kerry.
"Kami akan terus bekerja untuk menurunkan kekerasan di seluruh Suriah dengan harapan kita bisa kembali ke pembicaraan secepat masyarakan mendapatkan keyakinan jika gencatan senjata ini bertahan lama dan bahwa kita telah meletakkan dasar jika semua ini bisa kembali normal," tambahnya seperti dikutip dari IB Times, Kamis (5/5/2016).
Meski begitu, terjadi perselisihan terkait waktu penerapan gencatan senjata. Departemen Luar Negeri AS mengatakan pihak yang terlibat pertikaian setuju untuk menghentikan semua permusuhan pada 4 Mei tengah malam. Namun, rezim Suriah mengatakan gencatan senjata di mulai pada 5 Mei pukul 01:00.
Selain itu, permasalahan lain yang timbul adalah rincian perjanjian yang belum diketahui mengenai durasi gencatan senjata dan kondisi yang melekat pada kesepakatan itu.
(ian)