Makan di London, Pangeran Saudi Parkir Mobil Lapis Emas Secara Sembarangan
Jum'at, 29 April 2016 - 16:15 WIB
Makan di London, Pangeran Saudi Parkir Mobil Lapis Emas Secara Sembarangan
A
A
A
LONDON - Seorang pangeran Arab Saudi yang terkenal kaya raya, Turki bin Abdullah kembali jadi sorotan publik di London, Inggris. Dia memakirkan dua mobil mewah berlapis emas secara sembarangan saat makan malam di Knightsbrigde.
Dua mobil mewah berlapis emas itu adalah Mercedes G63 senilai 370 ribu poundsterling dan Lamborghini senilai 350 ribu poundsterling. Pangeran Turki parkir sembarangan di kawasan Jalan Brompton, di mana dendanya mecapai 80 poundsterling atau sekitar Rp1,5 juta.
Namun, denda dengan nominal sebesar itu tidak berarti bagi Pangeran Turki. Dia tetap santai menikmati makan malam di kawasan London barat, Inggris itu bersama rekan-rekannya.
Pamer armada mobil mewah berlapis emas bukan sekali ini dilakukan Pangeran Saudi yang dijuluki media Inggris sebagai “pangeraan playboy”.
Pada bulan Maret, dia juga parkir sembarangan untuk tiga mobil mewahnya, di mana dendanya mencapai 4,6 poundsterling per jam. Dia parkir di kawasan terlarang kala itu selama lebih dari enam jam.
Seorang juru bicara untuk Dewan Kensington dan Chelsea menyatakan bahwa karcis untuk denda parkir mobil asing dan driver ditindaklanjuti untuk memastikan mereka tidak mengabaikannya.
Tahun lalu, otoritas Kensington dan Chelsea memperkenalkan aturan untuk Perlindungan Ruang Publik atau PSPO. Aturan itu disosialisasikan setelah muncul banyak keluhan publik di Knightsbridge.
Dalam aturan itu, pengemudi sekarang dilarang menimbulkan suara bising dari mesin kendaraan, mengebut, menghalangi publik dengan kendaraan hingga meninggalkan mesin mobil dalam kondisi stasioner.
Pengendara yang melanggar aturan itu dapat menghadapi denda maksimum 1.000 poundsterling.
Pemimpin Dewan Cllr Nick Paget-Brown mengatakan: "Ini terlalu dini untuk menilai belum berhasilnya (penerapan) PSPO, tetapi polisi dan dewan akan terus memberikan karcis (denda) untuk driver yang melanggar hingga memberikan pesan bahwa penduduk kita tidak akan terganggu oleh supercar,” katanya seperti dikutip Daily Mail, semalam.
Dua mobil mewah berlapis emas itu adalah Mercedes G63 senilai 370 ribu poundsterling dan Lamborghini senilai 350 ribu poundsterling. Pangeran Turki parkir sembarangan di kawasan Jalan Brompton, di mana dendanya mecapai 80 poundsterling atau sekitar Rp1,5 juta.
Namun, denda dengan nominal sebesar itu tidak berarti bagi Pangeran Turki. Dia tetap santai menikmati makan malam di kawasan London barat, Inggris itu bersama rekan-rekannya.
Pamer armada mobil mewah berlapis emas bukan sekali ini dilakukan Pangeran Saudi yang dijuluki media Inggris sebagai “pangeraan playboy”.
Pada bulan Maret, dia juga parkir sembarangan untuk tiga mobil mewahnya, di mana dendanya mencapai 4,6 poundsterling per jam. Dia parkir di kawasan terlarang kala itu selama lebih dari enam jam.
Seorang juru bicara untuk Dewan Kensington dan Chelsea menyatakan bahwa karcis untuk denda parkir mobil asing dan driver ditindaklanjuti untuk memastikan mereka tidak mengabaikannya.
Tahun lalu, otoritas Kensington dan Chelsea memperkenalkan aturan untuk Perlindungan Ruang Publik atau PSPO. Aturan itu disosialisasikan setelah muncul banyak keluhan publik di Knightsbridge.
Dalam aturan itu, pengemudi sekarang dilarang menimbulkan suara bising dari mesin kendaraan, mengebut, menghalangi publik dengan kendaraan hingga meninggalkan mesin mobil dalam kondisi stasioner.
Pengendara yang melanggar aturan itu dapat menghadapi denda maksimum 1.000 poundsterling.
Pemimpin Dewan Cllr Nick Paget-Brown mengatakan: "Ini terlalu dini untuk menilai belum berhasilnya (penerapan) PSPO, tetapi polisi dan dewan akan terus memberikan karcis (denda) untuk driver yang melanggar hingga memberikan pesan bahwa penduduk kita tidak akan terganggu oleh supercar,” katanya seperti dikutip Daily Mail, semalam.
(mas)