Rusia Sebut Turki Provokator Perang di Nagorno-Karabakh

Jum'at, 22 April 2016 - 21:57 WIB
Rusia Sebut Turki Provokator...
Rusia Sebut Turki Provokator Perang di Nagorno-Karabakh
A A A
YEREVAN - Rusia mengecam posisi Turki di konflik antara Azerbaijan dan Armenia di wilayah Nagorono-Karabakh pasca terjadinya kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi oleh Kremlin. Rusia mengatakan, Turki telah menyerukan peperangan ketimbang menyuarakan perdamaian.

"Laporan yang dibuat oleh para pemimpin Turki benar-benar tidak dapat diterima untuk satu alasan sederhana, mereka bukan menyerukan untuk perdamaian, tapi justru untuk perang," kata Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov dikutip dari Middle East Online, Jumat (22/4/2016).

Turki menjanjikan dukungan penuh kepada sekutu tradisionalnya, Azerbaijan, setelah terjadi bentrokan mematikan terbaru yang meletus di Karabakh antara Azerbaijan dan pasukan Armenia pada 2 April lalu.

"Sayangnya, saat ini kita harus terbiasa dengan kebiasaan pimpinan Turki tersebut," tambah Lavrov pada konferensi pers di ibukota Armenia, Yerevan.

Lebih dari 100 orang telah tewas di kedua belah pihak dalam bentrokan sengit yang berakhir dengan gencatan senjata yang dimediasi Rusia pada 6 April lalu itu.
(ian)
Berita Terkait
Di Balik Perang Azerbaijan-Armenia...
Di Balik Perang Azerbaijan-Armenia dan Konflik Nagorno-Karabakh yang Absurd
Armenia: Hanya Perubahan...
Armenia: Hanya Perubahan Sikap Turki Bisa Atasi Krisis Nagorno-Karabakh
Turki: Upaya Damai Nagorno-Karabakh...
Turki: Upaya Damai Nagorno-Karabakh akan Gagal Kecuali Armenia Mundur
Makin Parah, Armenia...
Makin Parah, Armenia Bawa Tentara Bayaran dari Yunani untuk Berperang
Pasukan Armenia Hujani...
Pasukan Armenia Hujani Desa-desa Azerbaijan dengan Rudal dan Artileri
Rusia Siap Jadi Mediator...
Rusia Siap Jadi Mediator Pembicaraan Damai Armenia-Azerbaijan
Berita Terkini
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
13 menit yang lalu
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
1 jam yang lalu
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
2 jam yang lalu
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
3 jam yang lalu
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
4 jam yang lalu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
5 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved