Rusia Siap Jadi Mediator Pembicaraan Damai Armenia-Azerbaijan
Kamis, 01 Oktober 2020 - 19:11 WIB
loading...
Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov mengatakan, Moskow siap menjadi mediator dalam pembicaraan damai antara Yerevan dan Baku. Foto/REUTERS
A
A
A
MOSKOW - Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov mengatakan, Moskow siap menjadi mediator dalam pembicaraan damai antara Yerevan dan Baku. Hal itu disampaikan Lavrov saat melakukan pembicaraan telepon secara terpisah dengan Menteri Luar Negeri Azerbaijan , Jeyhun Bairamov dan Menteri Luar Negeri Armenia , Zograb Mnatsakanyan.
Dalam pembicaraan tersebut, Lavrov mengatakan, Moskow akan membantu pembicaraan damai Armenia dan Azerbaijan, baik secara bilateral atau multilateral melalui OSCE Minsk Group. ( Baca juga: Diancam Armenia dengan Rudal Iskander Rusia, Ini Respons Azerbaijan )
"Lavrov menekankan, Rusia akan melanjutkan upaya mediasi, baik secara individu maupun bersama-sama dengan ketua bersama OSCE Minsk Group, yang bertujuan untuk menciptakan kondisi penyelesaian konflik Nagorno-Karabakh secara politik dan diplomatik," kata Kementerian Luar Negeri Rusia.
"Dia menegaskan, kesiapan untuk menawarkan platform Moskow untuk mengatur kontak masing-masing, termasuk untuk mengadakan pertemuan baru para Menteri Luar Negeri Azerbaijan, Armenia dan Rusia," sambungnya, seperti dilansir Tass pada Kamis (1/10/2020).
Kementerian Luar Negeri Rusia kemudian mengatakan, dalam pembicaraan tersebut Lavrov juga menekankan perlunya kembali ke meja perundingan secepat mungkin. ( Baca juga: Dibombardir Artileri Azerbaijan, Pasukan Armenia Menangis Ingin Pulang )
"Rusia menyatakan keprihatinan serius atas berlanjutnya operasi tempur skala besar. Sebuah seruan dikeluarkan untuk dilakukannya gencatan senjata segera dan pengurangan ketegangan, dan juga untuk pencegahan retorika provokatif dan perang. Kebutuhan agar kedua pihak kembali ke meja perundingan jika ditekankan dalam pembicaraan itu," tukasnya.
Dalam pembicaraan tersebut, Lavrov mengatakan, Moskow akan membantu pembicaraan damai Armenia dan Azerbaijan, baik secara bilateral atau multilateral melalui OSCE Minsk Group. ( Baca juga: Diancam Armenia dengan Rudal Iskander Rusia, Ini Respons Azerbaijan )
"Lavrov menekankan, Rusia akan melanjutkan upaya mediasi, baik secara individu maupun bersama-sama dengan ketua bersama OSCE Minsk Group, yang bertujuan untuk menciptakan kondisi penyelesaian konflik Nagorno-Karabakh secara politik dan diplomatik," kata Kementerian Luar Negeri Rusia.
"Dia menegaskan, kesiapan untuk menawarkan platform Moskow untuk mengatur kontak masing-masing, termasuk untuk mengadakan pertemuan baru para Menteri Luar Negeri Azerbaijan, Armenia dan Rusia," sambungnya, seperti dilansir Tass pada Kamis (1/10/2020).
Kementerian Luar Negeri Rusia kemudian mengatakan, dalam pembicaraan tersebut Lavrov juga menekankan perlunya kembali ke meja perundingan secepat mungkin. ( Baca juga: Dibombardir Artileri Azerbaijan, Pasukan Armenia Menangis Ingin Pulang )
"Rusia menyatakan keprihatinan serius atas berlanjutnya operasi tempur skala besar. Sebuah seruan dikeluarkan untuk dilakukannya gencatan senjata segera dan pengurangan ketegangan, dan juga untuk pencegahan retorika provokatif dan perang. Kebutuhan agar kedua pihak kembali ke meja perundingan jika ditekankan dalam pembicaraan itu," tukasnya.
(esn)
Lihat Juga :