Menghancurkan ISIS Tetap Jadi Prioritas Utama Obama
Rabu, 06 April 2016 - 21:22 WIB
Menghancurkan ISIS Tetap Jadi Prioritas Utama Obama
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama mengatakan, menghancurkan ISIS tetap menjadi prioritas utamanya. Pernyataan ini dilontarkan Obama di saat kelompok militan itu terus kehilangan wilayah di Irak dan Suriah.
"Kami terus mengincar para pemimpin mereka, jaringan keuangan mereka, dan infrastruktur mereka. Kami akan menekan mereka dan kami akan mengalahkan mereka. Seperti yang kita lihat dari Turki ke Belgia, ISIS masih memiliki kemampuan untuk melancarkan serangan teroris yang serius," kata Obama seperti dinukil dari Al Arabiya, Rabu (6/4/2016).
Obama juga mengatakan, pasukan koalisi juga harus mempertahankan tekanannya pada para pemberontak menggunakan diplomasi dan intelijen, serta operasi militer, plus koordinasi operasi antara berbagai cabang pemerintahan, katanya.
"Kita tidak bisa lagi mentolerir mereka mengaktifkan posisinya, dimana mereka memiliki kantor pusat di Raqqa dan di Mosul. Menghancurkan ISIS terus menjadi prioritas utama saya," katanya dalam pertemuan dengan para pejabat militer senior di Gedung Putih.
Washington telah memimpin sebuah koalisi internasional yang mementaskan serangan udara terhadap kelompok ISIS di Suriah dan Irak sejak September 2014. Operasi yang sama juga dilakukan oleh pemerintah Suriah dan sekutunya, Rusia.
"Kami terus mengincar para pemimpin mereka, jaringan keuangan mereka, dan infrastruktur mereka. Kami akan menekan mereka dan kami akan mengalahkan mereka. Seperti yang kita lihat dari Turki ke Belgia, ISIS masih memiliki kemampuan untuk melancarkan serangan teroris yang serius," kata Obama seperti dinukil dari Al Arabiya, Rabu (6/4/2016).
Obama juga mengatakan, pasukan koalisi juga harus mempertahankan tekanannya pada para pemberontak menggunakan diplomasi dan intelijen, serta operasi militer, plus koordinasi operasi antara berbagai cabang pemerintahan, katanya.
"Kita tidak bisa lagi mentolerir mereka mengaktifkan posisinya, dimana mereka memiliki kantor pusat di Raqqa dan di Mosul. Menghancurkan ISIS terus menjadi prioritas utama saya," katanya dalam pertemuan dengan para pejabat militer senior di Gedung Putih.
Washington telah memimpin sebuah koalisi internasional yang mementaskan serangan udara terhadap kelompok ISIS di Suriah dan Irak sejak September 2014. Operasi yang sama juga dilakukan oleh pemerintah Suriah dan sekutunya, Rusia.
(ian)