Warga Ramadi Mulai Kembali ke Rumah
Senin, 04 April 2016 - 10:45 WIB
Warga Ramadi Mulai Kembali ke Rumah
A
A
A
RAMADI - Ribuan pengungsi asal Ramadi, Irak, dikabarkan sudah mulai kembali ke rumah mereka masing-masing. Ribuan warga itu kembali setelah pasukan gabungan Irak berhasil merebut kembali kota tersebut dari tangan ISIS.
Ramadi sejatinya sudah direbut pasukan gabungan Irak sejak pekan lalu. Namun, karena masih banyaknya ranjau darat, dan bahan peledak aktif sisa-sisa ISIS di kota tersebut, maka masyarakat Ramadi baru diperbolehkan kembali setelah semuanya dibersihkan.
"Sekitar 3.000 keluarga telah kembali sejak Sabtu ke wilayah Ramadi yang telah dibersihkan dari ranjau dan bahan peledak," kata Gubernur Ramadi, Ahmed Dulaimi seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (4/4).
"Keluarga yang kembali saat ini masih mengandalkan generator untuk kebutuhan listrik mereka, karena jaringan listrik kota belum diperbaiki. Air untuk keperluan rumah tangga sedang dipompa dari sungai Efrat." sambungnya.
Sejak akhir tahun lalu, sebagian besar penduduk Ramadi yang berjumlah hampir setengah juta orang melarikan diri untuk menghindari pertempuran. Mereka berlindung di kamp-kamp yang berada di pinggiran Baghdad.
Ramadi sejatinya sudah direbut pasukan gabungan Irak sejak pekan lalu. Namun, karena masih banyaknya ranjau darat, dan bahan peledak aktif sisa-sisa ISIS di kota tersebut, maka masyarakat Ramadi baru diperbolehkan kembali setelah semuanya dibersihkan.
"Sekitar 3.000 keluarga telah kembali sejak Sabtu ke wilayah Ramadi yang telah dibersihkan dari ranjau dan bahan peledak," kata Gubernur Ramadi, Ahmed Dulaimi seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (4/4).
"Keluarga yang kembali saat ini masih mengandalkan generator untuk kebutuhan listrik mereka, karena jaringan listrik kota belum diperbaiki. Air untuk keperluan rumah tangga sedang dipompa dari sungai Efrat." sambungnya.
Sejak akhir tahun lalu, sebagian besar penduduk Ramadi yang berjumlah hampir setengah juta orang melarikan diri untuk menghindari pertempuran. Mereka berlindung di kamp-kamp yang berada di pinggiran Baghdad.
(esn)