Obama: Tak Diragukan Lagi Drone AS Bunuh Warga Tak Bersalah

Minggu, 03 April 2016 - 13:45 WIB
Obama: Tak Diragukan...
Obama: Tak Diragukan Lagi Drone AS Bunuh Warga Tak Bersalah
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama, akhirnya mengakui bahwa serangan drone AS telah membunuh banyak warga sipil tidak bersalah di berbagai negara. Menurutnya, kebenaran itu sudah tidak diragukan lagi.

Obama mengatakan, sebenarnya intelijen sudah memeriksa target dua kali bahkan tiga kali. Namun, tetap saja serangan drone AS menghantam warga sipil yang tidak bersalah.

Perang dengan drone telah menjadi simbol AS usai serangan teror 9/11. AS sudah menggunakan drone atau pesawat nirawak dalam perang di Afghanistan, Irak, Libya dan negara-negara lainnya.

Di era Obama, program serangan drone justru diperluas dari pendahulunya.

Berbicara pada konferensi pers, Presiden Obama diminta untuk mengomentari jumlah korban tewas yang meningkat dalam serangan pesawat tak berawak AS di Timur Tengah dan sekitarnya.


Di masa lalu, ada kritikan yang sah bahwa arsitektur hukum seputar penggunaan serangan pesawat tak berawak itu tidak tepat,” katanya seperti dikutip AP. Tidak ada keraguan bahwa warga sipil tewas, yang tidak semestinya,” lanjut Obama, yang dilansir Minggu (3/4/2016).

Dalam situasi perang, Anda tahu, kita harus mengambil tanggung jawab ketika kita tidak bertindak tepat,” imbuh Obama.

Da mengklaim bahwa, secara umum, militer AS dan CIAoperator utama dronemenggunakan "kriteria kuat" untuk mengumpulkan data intelijen yang digunakan dalam penargetan.”Dan bahwa data intelijen ini diperiksa, dua kali, tiga kali sebelum tindakan kinetik diambil,” katanya.

Sebelum muncul pengakuan Obama ini, Washington kerap mengabaikan kritik publik dengan membuat permintaan maaf resmi atau menyangkal melakukan kesalahan atas serangan drone terhadap militan yang membunuh banyak warga sipil.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
41 menit yang lalu
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
2 jam yang lalu
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
3 jam yang lalu
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
5 jam yang lalu
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
9 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
10 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved