Erdogan Dukung Azerbaijan yang Perang dengan Armenia

Minggu, 03 April 2016 - 08:19 WIB
Erdogan Dukung Azerbaijan...
Erdogan Dukung Azerbaijan yang Perang dengan Armenia
A A A
YEREVAN - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, mendukung Azerbaijan yang terlibat perang dengan Armenia pada hari Sabtu kemarin. Sedangkan Rusia terus mendesak dua negara pecahan Uni Soviet itu mengakhiri permusuhan.

Perang yang pecah secara singkat kemarin berpangkal pada masalah wilayah Nagorno-Karabakh. Wilayah itu sejatinya terletak di dalam Azerbaijan, tetapi dikendalikan oleh etnis Armenia. Pihak Armenia merasa berkewajiban membela etnis-nya dan akhirnya terlibat perang dengan Azerbaijan di wilayah perbatasan dua negara itu.

Wilayah Nagorno-Karabakh telah memisahkan diri dari Azerbaijan pada tahun 1988. Kemudian pada tahun 1991, Nagorno-Karabakh mendeklarasikan kemerdekaan diikuti dengan perang berdarah selama tiga tahun.

Simak:
Perang, Armenia dan Azerbaijan Saling Tuduh Picu Eskalasi

Rusia telah menengahi gencatan senjata antara Armenia dan Azerbaijan pada tahun 1994, tetapi ketegangan kedua negara belum reda dan eskalasi sesekali pecah.

Jumlah korban dalam pertempuran kedua negara masih simpang siur. Kementerian Pertahanan Azerbaijan mengklaim membebaskan wilayah strategis dan permukiman dari kelompok separatis di Nagorno-Karabakh.”Enam tank Armenia hancur (dan) lebih dari 100 prajurit Armenia tewas dan luka-luka,” bunyi pernyataan kementerian itu, seperti dikutip Reuters, Minggu (3/4/2016).

Namun, Pemerintah Armenia membantahnya. Presiden Armenia, Serzh Sarksyan, baru mengkonfirmasi laporan sekitar 18 korban tewas dan 35 luka-luka dalam perang singkat kemarin.

Simak:
Rusia Minta Armenia-Azerbaijan Saling Menahan Diri

Azerbaijan menyatakan siap dengan solusi militer setelah puluhan tahun menjalankan solusi damai dianggap sia-sia. Hal itu disampaikan Duta Besar Azerbaijan untuk Rusia, Polad Bulbuloglu, sesaat setelah perang pecah pada hari Sabtu.

Upaya dari solusi damai untuk konflik ini telah berlangsung selama 22 tahun. Berapa banyak lagi yang dibutuhkan? Kami siap untuk solusi damai untuk masalah ini. Tapi jika tidak diselesaikan secara damai maka kita akan menyelesaikannya dengan cara militer,” katanya kepada stasiun radio Govorit Moskva.


Sebaliknya, Presiden Armenia, Serzh Sargsyan, bersumpah bahwa negaranya akan sepenuhnya menjamin keamanan Nagorno-Karabakh. Kami memiliki hak hukum dalam perjanjian gencatan senjata yang ditandatangani pada tahun 1994,” katanya.

Simak juga:
Azerbaijan Bantah Helikopternya Ditembak Jatuh Armenia

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah menelepon Presiden Azerbaijan, Ilham Aliyev, untuk mengungkapkan belasungkawa atas kematian tentara Azerbaijan di perbatasan Nagorno-Karabakh.


Presiden Turki menyatakan dukungan dan solidaritas dalam kaitannya dengan peristiwa pada garis kontak antara Armenia dan Azerbaijan dan menekankan bahwa orang-orang Turki akan selalu dengan orang-orang dari Azerbaijan,” kata layanan pers Presiden Azerbaijan dalam sebuah pernyataan, mengutip hasil percakapan telepon Erdogan dan Aliyev.


Erdogan menyalahkan kelambanan kelompok OSCE Minsk terkait sengketa Nagorno-Karabakh yang kembali memanas.

Jika kelompok Minsk telah memecahkan masalah pada waktunya, kita tidak akan menyaksikan peristiwa yang sekarang di garis kontak antara pasukan Azeri (Azerbaijan) dan pasukan Armenia,” kata Erdogan saat membuka sebuah pusat Islam di Lanham, Maryland, Amerika Serikat.


Anehnya, Turki sendiri bagian dari kelompok Minsk bersama Rusia, Amerika Serikat dan Prancis yang memiliki kewajiban sama memantau dan menjaga stabilitas di kawasan itu.
(mas)
Berita Terkait
Di Balik Perang Azerbaijan-Armenia...
Di Balik Perang Azerbaijan-Armenia dan Konflik Nagorno-Karabakh yang Absurd
Turki: Upaya Damai Nagorno-Karabakh...
Turki: Upaya Damai Nagorno-Karabakh akan Gagal Kecuali Armenia Mundur
Armenia: Hanya Perubahan...
Armenia: Hanya Perubahan Sikap Turki Bisa Atasi Krisis Nagorno-Karabakh
Rusia Siap Jadi Mediator...
Rusia Siap Jadi Mediator Pembicaraan Damai Armenia-Azerbaijan
Pasukan Armenia Hujani...
Pasukan Armenia Hujani Desa-desa Azerbaijan dengan Rudal dan Artileri
Makin Parah, Armenia...
Makin Parah, Armenia Bawa Tentara Bayaran dari Yunani untuk Berperang
Berita Terkini
Presiden Lebanon Kecam...
Presiden Lebanon Kecam Hizbullah, Iran, dan IRGC: Ini Bukan Negaramu, Ini Negara Kami!
8 menit yang lalu
Terungkap, Israel Kerahkan...
Terungkap, Israel Kerahkan Pasukan Elite ke Azerbaijan untuk Perang Melawan Iran
47 menit yang lalu
Iran Klaim Tembakkan...
Iran Klaim Tembakkan Rudal ke Arah 2 Kapal Perang AS, tapi Disangkal Amerika
1 jam yang lalu
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
1 jam yang lalu
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
9 jam yang lalu
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
10 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved