Perang Propaganda, Pasukan Irak Rekam Eksekusi Anggota ISIS
Kamis, 31 Maret 2016 - 15:44 WIB
Perang Propaganda, Pasukan Irak Rekam Eksekusi Anggota ISIS
A
A
A
BAGDHAD - Seorang komandan pasukan Irak melakukan selfie dan merekam aksi eksekusi terhadap anggota ISIS yang tertangkap. Anggota ISIS itu tertangkap setelah gagal melakukan aksi bom bunuh diri.
Seperti dikutip dari laman Mirror, Kamis (31/3/2016), rekaman ponsel itu memperdengarkan teriakan pasukan Irak kepada anggota ISIS yang tertangkap tersebut. Dalam rekaman itu, nampak anggota ISIS itu telah dipukuli dengan dengan kejam.
Dalam adegan selanjutnya, rekaman tersebut memperlihatkan aksi eksekusi terhadap anggota ISIS tersebut. Seorang anggota pasukan khusus Irak dengan dingin mengeksekusi anggota ISIS tersebut. Aksi ini kemudian diikuti oleh anggota pasukan khusus Irak yang lain.
Video dan foto selfie tersebut sengaja dilakukan oleh pasukan khusus Irak sebagai video propaganda untuk menyerang balik kelompok ekstrimis ISIS dalam perang propaganda.
Aksi kejam yang dilakukan oleh ISIS telah membuat lawan-lawan mereka juga memberikan hukuman yang brutal terhadap anggota kelompok tersebut. Kelompok ekstrimis tersebut, juga telah membuat wilayah yang didudukinya mengalami kesulitan ekonomi.
Seperti dikutip dari laman Mirror, Kamis (31/3/2016), rekaman ponsel itu memperdengarkan teriakan pasukan Irak kepada anggota ISIS yang tertangkap tersebut. Dalam rekaman itu, nampak anggota ISIS itu telah dipukuli dengan dengan kejam.
Dalam adegan selanjutnya, rekaman tersebut memperlihatkan aksi eksekusi terhadap anggota ISIS tersebut. Seorang anggota pasukan khusus Irak dengan dingin mengeksekusi anggota ISIS tersebut. Aksi ini kemudian diikuti oleh anggota pasukan khusus Irak yang lain.
Video dan foto selfie tersebut sengaja dilakukan oleh pasukan khusus Irak sebagai video propaganda untuk menyerang balik kelompok ekstrimis ISIS dalam perang propaganda.
Aksi kejam yang dilakukan oleh ISIS telah membuat lawan-lawan mereka juga memberikan hukuman yang brutal terhadap anggota kelompok tersebut. Kelompok ekstrimis tersebut, juga telah membuat wilayah yang didudukinya mengalami kesulitan ekonomi.
(ian)