Semoga Tuhan Murka pada Penyerang Lahore....

Senin, 28 Maret 2016 - 10:06 WIB
Semoga Tuhan Murka pada...
Semoga Tuhan Murka pada Penyerang Lahore....
A A A
LAHORE - Bom bunuh diri di Taman Gulshan-e-Iqbal, Lahorea, Pakistan, yang menewaskan 65 orang dan melukai ratusan orang lainnya menuai kecaman dari Vatikan dan Amerika Serikat (AS).

Faksi Taliban, Jamaat-ul-Ahrar, mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Target itu warga Kristen,” kata kata juru bicara fraksi, Ehsanullah Ehsan.

Kami ingin mengirim pesan ini kepada Perdana Menteri Nawaz Sharif bahwa kita telah memasuki Lahore,” katanya lagi.

(Baca: Bom Lahore Tewaskan 65 Orang, Tubuh Korban Beterbangan)

Salman Rafique, penasihat kesehatan untuk Provinsi Punjab, mengatakan banyak luka sedang menjalani operasi darurat di rumah sakit. ”Kami khawatir bahwa jumlah korban tewas akan jauh bertambah,” katanya, seperti dikutip Reuters.

Sebuah tayangan televisi menunjukkan anak-anak dan perempuan berdiri di kolam penuh darah di luar taman. Mereka menangis dan menjerit saat petugas penyelamat, pejabat, dan polisi membawa para korban luka ke mobil ambulans dan mobil pribadi.

Ratusan warga berdatangan ke rumah sakit untuk mendonorkan darah. Banyak jasad korban memenuhi bangsal rumah sakit yang dijadikan kamar mayat.

Kami hanya di sini untuk memiliki malam yang baik dan menikmati cuaca,kata Nasreen Bibi di layanan rumah sakit sembari menangis ketika menanti dokter yang merawat putrinya yang berumur dua tahun karena terluka oleh ledakan bom.

Semoga Tuhan murka pada penyerang (Lahore) ini. Siapa kelompok orang ini sehingga menargetkan anak-anak kecil di taman?,” katanya.

Sesaatsetelah serangan itu, Pemerintah Punjab memerintahkan semua taman umum ditutup dan mengumumkan tiga hari berkabung di provinsi itu. Tempat perbelanjaan utama juga ditutup dan banyakjalan utama kota menjadi sepi.

Pihak Vatikan mengutuk serangan itu. Paus Fransiskus berdoa berdoa untuk semua orang Pakistan, termasuk kelompok minoritas Kristen yang telah ditargetkan oleh pelaku bom bunuh diri.


”Ini mengerikan, pembantaian terhadap puluhan orang di taman, di Lahore, Pakistan, melemparkan bayangan kesedihan dan penderitaan pada hari raya Paskah,” kata Paus Fransiskus.

Di Amerika Serikat, juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih, Ned Price, ikut mengecam serangan bom di Lahore.

Amerika Serikat berdiri dengan orang-orang dan Pemerintah Pakistan pada jam sulit ini. Kita akan lanjutkan untuk bekerja dengan mitra kami di Pakistan dan di seluruh wilayah untuk membasmi momok terorisme,” katanya.
(mas)
Berita Terkait
Indonesia Kirimkan Bantuan...
Indonesia Kirimkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Pakistan
Ledakan Bom Bunuh Diri...
Ledakan Bom Bunuh Diri Dekat Pos Pemeriksaan Keamanan di Pakistan Barat
Buntut Kecelakaan Pesawat...
Buntut Kecelakaan Pesawat PIA, Pakistan Larang Terbang 262 Pilot
Gagal di Medan Perang,...
Gagal di Medan Perang, Pakistan Tuding India Dalangi Serangan Teror yang Tewaskan 5 Orang
Airbus Mulai Selidiki...
Airbus Mulai Selidiki Kecelakaan Pesawat di Pakistan
Korban Selamat Pesawat...
Korban Selamat Pesawat PIA: Yang Saya Lihat Hanya Api
Berita Terkini
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
13 menit yang lalu
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
1 jam yang lalu
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
2 jam yang lalu
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
2 jam yang lalu
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
3 jam yang lalu
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
4 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved