Aktivis Korsel Hujani Korut dengan Selebaran Anti Pyongyang
Sabtu, 26 Maret 2016 - 16:44 WIB
Aktivis Korsel Hujani Korut dengan Selebaran Anti Pyongyang
A
A
A
SEOUL - Aktivis Korea Selatan (Korsel), termasuk pembelot Korea Utara (Korut), melepaskan balon gas yang berisi selebaran anti Pyongyang. Aksi ini dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan di Semenanjung Korea.
Menggunakan tiga balon besar, sekitar 50 ribu selebaran anti Pyongyang dilepaskan ke udara oleh para aktivis konservatif Korsel dan pembelot Korut. Mereka melakukannya di sebuah lapangan yang kosong di dekat perbatasan Korut. Aksi ini juga menandai enam tahun tenggelamnya kapal perang Korsel dan menewaskan 46 pelaut.
Salah satu dari tiga balon itu dirangkai dengan sebuah spanduk besar, dengan gambar pemimpin Korut, Kim Jong-un, tersenyum dengan latar belakang rudal yang sedang dirakit. "Badai akan membuat maniak nuklir Kim Jong-un jatuh," bunyi tulisan dalam spanduk itu.
"Kami berencana untuk meluncurkan total 10 juta selebaran ke Korut selama tiga bulan ke depan mengutuk uji coba nuklir Korea Utara", kata pembelot Korut yang kini menjadi aktivis, Park Sang-hak, seperti dikutip dari Channel News Asia, Sabtu (26/3/2016).
Sejak Korut melakukan uji coba nuklir pada 6 Januari lalu, situasi di Semenanjung Korea kembali memenas. Korsel pun membalasnya dengan kembali memutar lagu-lagu K-pop dan pesan propaganda ke Korut menggunakan speaker yang telah ditempatkan di perbatasan.
Menggunakan tiga balon besar, sekitar 50 ribu selebaran anti Pyongyang dilepaskan ke udara oleh para aktivis konservatif Korsel dan pembelot Korut. Mereka melakukannya di sebuah lapangan yang kosong di dekat perbatasan Korut. Aksi ini juga menandai enam tahun tenggelamnya kapal perang Korsel dan menewaskan 46 pelaut.
Salah satu dari tiga balon itu dirangkai dengan sebuah spanduk besar, dengan gambar pemimpin Korut, Kim Jong-un, tersenyum dengan latar belakang rudal yang sedang dirakit. "Badai akan membuat maniak nuklir Kim Jong-un jatuh," bunyi tulisan dalam spanduk itu.
"Kami berencana untuk meluncurkan total 10 juta selebaran ke Korut selama tiga bulan ke depan mengutuk uji coba nuklir Korea Utara", kata pembelot Korut yang kini menjadi aktivis, Park Sang-hak, seperti dikutip dari Channel News Asia, Sabtu (26/3/2016).
Sejak Korut melakukan uji coba nuklir pada 6 Januari lalu, situasi di Semenanjung Korea kembali memenas. Korsel pun membalasnya dengan kembali memutar lagu-lagu K-pop dan pesan propaganda ke Korut menggunakan speaker yang telah ditempatkan di perbatasan.
(ian)