Lavrov: Tindakan Serampangan Barat Ciptakan Terorisme Modern
Jum'at, 25 Maret 2016 - 16:31 WIB
Lavrov: Tindakan Serampangan Barat Ciptakan Terorisme Modern
A
A
A
MOSKOW - Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menuturkan, tindakan serampangan, dan kebijakan salah yang diambil Barat menjadi penyebab munculnya terorisme modern. Lavrov menyebut hal itu sudah diakui oleh analis Rusia dan juga Amerika Serikat (AS).
Lavrov mengatakan, banyak sekali kebijakan asal-asalan yang diambil Barat, khususnya AS yang berakhir pada munculnya kelompok teroris. Kelompok, yang menurut Lavrov pada akhirnya turut menyerang negara-negara Barat tersebut.
"Adapun terorisme dan asal-usul dari ancaman yang mengerikan ini, saya bahkan tidak tahu jika ada sesuatu di sini yang layak untuk diperdebatkan. Ada banyak analis dan tokoh politik, termasuk di AS yang mengakui bahwa terorisme sebagian besar dipicu oleh tindakan yang salah dari Barat di kawasan (Timur Tengah)," kata Lavrov.
"Saya bahkan tidak akan mengingat kampanye Afghanistan, ketika untuk menghadapi Uni Soviet, AS pada 1980-an aktif berkontribusi pada penciptaan dari sebuah organisasi yang kemudian terkenal sebagai al-Qaeda, dan pada September 11, 2001 organisasi ini menyerang AS," sambungnya, pada Jumat (25/3).
Diplomat senior Rusia itu menambahkan, nantinya semua upaya untuk memanipulasi proses eskternal kawasan Timur Tengah, terutama dengan penggunaan kekuatan akan berakhir dengan penguatan terorisme internasional.
"Jadi, kita tidak ingin menyalahkan siapa pun untuk ini. Keputusan-keputusan ini, saya ingin mengulangi, dianggap sebagai kesalahan kotor, termasuk oleh banyak politisi AS saat ini," imbuhnya.
Lavrov mengatakan, banyak sekali kebijakan asal-asalan yang diambil Barat, khususnya AS yang berakhir pada munculnya kelompok teroris. Kelompok, yang menurut Lavrov pada akhirnya turut menyerang negara-negara Barat tersebut.
"Adapun terorisme dan asal-usul dari ancaman yang mengerikan ini, saya bahkan tidak tahu jika ada sesuatu di sini yang layak untuk diperdebatkan. Ada banyak analis dan tokoh politik, termasuk di AS yang mengakui bahwa terorisme sebagian besar dipicu oleh tindakan yang salah dari Barat di kawasan (Timur Tengah)," kata Lavrov.
"Saya bahkan tidak akan mengingat kampanye Afghanistan, ketika untuk menghadapi Uni Soviet, AS pada 1980-an aktif berkontribusi pada penciptaan dari sebuah organisasi yang kemudian terkenal sebagai al-Qaeda, dan pada September 11, 2001 organisasi ini menyerang AS," sambungnya, pada Jumat (25/3).
Diplomat senior Rusia itu menambahkan, nantinya semua upaya untuk memanipulasi proses eskternal kawasan Timur Tengah, terutama dengan penggunaan kekuatan akan berakhir dengan penguatan terorisme internasional.
"Jadi, kita tidak ingin menyalahkan siapa pun untuk ini. Keputusan-keputusan ini, saya ingin mengulangi, dianggap sebagai kesalahan kotor, termasuk oleh banyak politisi AS saat ini," imbuhnya.
(esn)