Gagal Cegah Teroris, 2 Menteri Belgia Ajukan Pengunduran Diri
Kamis, 24 Maret 2016 - 22:48 WIB
Gagal Cegah Teroris, 2 Menteri Belgia Ajukan Pengunduran Diri
A
A
A
BRUSSELS - Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kehakiman Belgia mengajukan pengunduran diri. Keduanya merasa gagal melacak milisi ISIS yang dideportasi oleh Turki tahun lalu. Belakangan diketahui milisi ISIS tersebut adalah pelaku bom bunuh diri di Bandara Brussels pada Selasa lalu.
Menteri Dalam Negeri, Jan Jambon, dan Menteri Kehakiman, Koen Geens, telah menyampaikan surat pengunduran diri kepada Perdana Menteri Belgia Charles Michel. Namun, pengunduran diri keduanya ditolak oleh Michel.
"Dalam kondisi perang, Anda tidak bisa meninggalkan medan pertempuran," kata Jambon seperti dikutip dari Reuters, Kamis (24/3/2016).
"Anda bisa bertanya bagaimana hal itu bisa terjadi, bahwa seseorang dikeluarkan dari sebuah negara dan kita kehilangan kesempatan untuk menangkapnya ketika ia berada di Turki. Saya memahami pertanyaan itu. Dalam keadaan seperti ini, hal yang untuk mengambil tanggung jawab politik," tuturnya.
Sebelumnya Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengungkapkan, Ankara sempat mengusir Ibrahim El Bakraoui, salah satu pelaku bom bunuh diri yang melakukan serangan pada hari Selasa, dan memperingatkan Belgia jika ia adalah seorang militan. Namun, laporan itu tidak digubris oleh Belgia.
Menteri Dalam Negeri, Jan Jambon, dan Menteri Kehakiman, Koen Geens, telah menyampaikan surat pengunduran diri kepada Perdana Menteri Belgia Charles Michel. Namun, pengunduran diri keduanya ditolak oleh Michel.
"Dalam kondisi perang, Anda tidak bisa meninggalkan medan pertempuran," kata Jambon seperti dikutip dari Reuters, Kamis (24/3/2016).
"Anda bisa bertanya bagaimana hal itu bisa terjadi, bahwa seseorang dikeluarkan dari sebuah negara dan kita kehilangan kesempatan untuk menangkapnya ketika ia berada di Turki. Saya memahami pertanyaan itu. Dalam keadaan seperti ini, hal yang untuk mengambil tanggung jawab politik," tuturnya.
Sebelumnya Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengungkapkan, Ankara sempat mengusir Ibrahim El Bakraoui, salah satu pelaku bom bunuh diri yang melakukan serangan pada hari Selasa, dan memperingatkan Belgia jika ia adalah seorang militan. Namun, laporan itu tidak digubris oleh Belgia.
(ian)