Putin: Ledakan Brussels Adalah Kejahatan Barbar
Selasa, 22 Maret 2016 - 20:56 WIB
Putin: Ledakan Brussels Adalah Kejahatan Barbar
A
A
A
MOSKOW - Presiden Rusia, Vladimir Putin, mengutuk keras ledakan di Brussels dan meyakinkan orang-orang Belgia akan sikap solidaritas Rusia kepada negara itu dalam menghadapi masa-masa sulit, kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov.
"Presiden Putin telah mengirimkan ucapan belasungkawa kepada Raja Philippe dari Belgia sehubungan dengan tewasnya sejumlah warga sipil dalam serangkaian ledakan di Brussels," kata Peskov kepada wartawan seperti disitir dari Sputniknews, Selasa (22/3/2016).
"Presiden sangat mengutuk kejahatan barbar, menyatakan belasungkawa kepada orang-orang Belgia dan meyakinkan orang-orang Belgia sikap solidaritas Rusia terhadap Belgia pada masa-masa sulit," tambah Peskov.
Dikatakan Peskov, Presiden Rusia yakin bahwa orang-orang di balik serangkaian ledakan mematikan di Brussels akan dibawa ke pengadilan.
"Presiden Rusia menyatakan keyakinannya bahwa para pembunuh dan kaki mereka akan dihukum, dan disampaikan simpati kepada keluarga dan teman-teman korban, serta keinginan pemulihan cepat ke semua orang yang terluka," tukas Peskov.
Dua buah ledakan terjadi di bandara udara Brussels dan membuat sejumlah orang berlari. Selang beberapa saat kemudian, sebuah ledakan juga terjadi di stasiun Metro di ibukota Belgia itu. Belum ada keterangan resmi mengenai jumlah korban akibat gelombang ledakan yang terjadi.
"Presiden Putin telah mengirimkan ucapan belasungkawa kepada Raja Philippe dari Belgia sehubungan dengan tewasnya sejumlah warga sipil dalam serangkaian ledakan di Brussels," kata Peskov kepada wartawan seperti disitir dari Sputniknews, Selasa (22/3/2016).
"Presiden sangat mengutuk kejahatan barbar, menyatakan belasungkawa kepada orang-orang Belgia dan meyakinkan orang-orang Belgia sikap solidaritas Rusia terhadap Belgia pada masa-masa sulit," tambah Peskov.
Dikatakan Peskov, Presiden Rusia yakin bahwa orang-orang di balik serangkaian ledakan mematikan di Brussels akan dibawa ke pengadilan.
"Presiden Rusia menyatakan keyakinannya bahwa para pembunuh dan kaki mereka akan dihukum, dan disampaikan simpati kepada keluarga dan teman-teman korban, serta keinginan pemulihan cepat ke semua orang yang terluka," tukas Peskov.
Dua buah ledakan terjadi di bandara udara Brussels dan membuat sejumlah orang berlari. Selang beberapa saat kemudian, sebuah ledakan juga terjadi di stasiun Metro di ibukota Belgia itu. Belum ada keterangan resmi mengenai jumlah korban akibat gelombang ledakan yang terjadi.
(esn)