Kronologi Serangan Teror Dahsyat di Brussels

Selasa, 22 Maret 2016 - 16:19 WIB
Kronologi Serangan Teror...
Kronologi Serangan Teror Dahsyat di Brussels
A A A
BRUSSELS - Bandara Brussels, Belgia digucang dua ledakan. Laporan media lokal menyebut belasan orang tewas dan puluhan terluka. Tak hanya bandara, stasiun metro Brussels juga jadi target serangan teror.

Serangan ini berselang beberapa hari setelah tersangka serangan teror Paris, Salah Abdeslam ditangkap bersama lima komplotannya. Secara detail, berikut kronologi rentetan teror di Brussels.

Pukul 07.31

-Dua ledakan dahyat mengguncang aula keberangkatan di Bandara Brussels, Belgia.

-Laporan awal menunjukkan alat peledak meledak di dekat meja check- in maskapai American Airlines.

-Ratusan penumpang melarikan diri bandara, asap mengepul.

-Bandara dalam status “dikunci”, semua penerbangan dibatalkan.

Pukul 07.36

-Beberapa orang terluka setelah ledakan di aula keberangkatan Bandara Brussels.

-Laporan media Belgia menyebut beberapa orang terluka akibat ledakan.

-Penyebab ledakan belum jelas.

-Arus lalu lintas menuju bandara dihentikan.


Pukul 07.42

-Banyak gambar mengejutkan beredar menunjukkan kerusakan di Bandara Brussels setelah ledakan.

-Gambar lain di media sosial menunjukkan jendela hancur dan asap mengepul dari sebuah bangunan bandara.

-Video rekaman menunjukkan ada tembakan dari tempat parkir bandara, di mana puluhan orang melarikan diri karena ketakutan.


Pukul 07.48

-Laporan media lokal menyebut, 11 orang tewas dan 20 lainnya terluka akibat ledakan.

-Kepolisian Federal Belgia belum mengkonfirmasi jumlah korban tewas.

-Bandara Brussels mendesak masyarakat untuk tidak datang ke bandara.

-Semua penerbangan dan kereta api dan perjalanan ke bandara telah ditangguhkan.


Pukul 08.13

-Tembakan terus terdengar.

-Ada terikan orang-orang dalam bahasa Prancis dan Arab.

-Para penumpang terkena pecahan kaca dan langit-langit bangunan.


Pukul 08.24

-Ledakan juga terdengar di stasiun metro Brussels

-Ledakan berselang beberapa menit seetelah ledakan di Bandara Brussels.


Pukul 08.36

-Pemerintah Inggris telah melakukan kontak dengan Brussels.

-Ada laporan warga Inggris terlibat dalam teror di Brussels tapi belum ada respons dari pemerintah Inggris.

-Kementerian Luar Negeri Inggris bekerja sama dengan otoritas Brussels untuk mengungkap dugaan warga Inggris terlibat teror.

Pukul 08.39

-Perdana Menteri Inggris, David Cameron terkejut dengan teror di Brussels.

-Via Twitter, Cameron sampaikan keprihatinan atas serangan di Brussels.

-Inggris siap membantu Belgia mengatasi serangan teror.

Keterangan: Waktu berdasarkan waktu Brussels.
(mas)
Berita Terkait
Teror Penembakan di...
Teror Penembakan di Brussels, Pertandingan Belgia vs Swedia Ditangguhkan
Pria Bersenjata Pisau...
Pria Bersenjata Pisau Serang Polisi di Brussels, 1 Tewas
Pesta Gay di Brussels...
Pesta Gay di Brussels Digerebek, 25 Pria Termasuk Politisi Hongaria Diciduk
Picu Kontroversi, Patung...
Picu Kontroversi, Patung Bayi Yesus ‘Tanpa Wajah’ Dicuri di Brussels
Mobil Van Seruduk Teras...
Mobil Van Seruduk Teras Kafe di Brussels, 6 Orang Terluka
Ngeri, Wanita Didorong...
Ngeri, Wanita Didorong di Depan Kereta yang Melaju di Brussels
Berita Terkini
Peta Politik Malaysia...
Peta Politik Malaysia Terus Berubah Warna, PM Anwar Ibrahim Kian Tersudut
1 jam yang lalu
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
2 jam yang lalu
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
2 jam yang lalu
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
6 jam yang lalu
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
7 jam yang lalu
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
8 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved