Rusia Klaim Sukses Bikin Assad Patuhi Gencatan Senjata

Minggu, 20 Maret 2016 - 17:40 WIB
Rusia Klaim Sukses Bikin...
Rusia Klaim Sukses Bikin Assad Patuhi Gencatan Senjata
A A A
MOSKOW - Kementerian Pertahanan (Kemnhan) Rusia menyatakan, pihaknya berhasil membuat pemerintah Suriah untuk mematuhi gencatan senjata. Namun sebaliknya, Amerika Serikat (AS) harus berbuat lebih untuk bisa melakukan hal yang sama.

Dalam waktu 24 jam, kata Kemhan Rusia, tidak ada pelanggaran yang dilakukan oleh pasukan pemerintah. Sebaliknya, kelompok oposisi telah menembaki pos pemerintah di Homs dan menewaskan seoran tentara.

"Secara keseluruhan, gencatan senjata antara pemerintah dan pasukan oposisi di wilayah Suriah sedang diamati," bunyi pernyataan Kemhan Rusia, dikutip dari Reuters, Minggu (20/3/2016)

Rusia pun lantas mengkritik AS yang dinilai gagal meredam kelompok pemberontak untuk tidak melanggar kesepakatan gencatan senjata. "Berbeda dengan sisi Amerika, petugas dari pusat monitoring Rusia berada di provinsi dan di lapangan untuk meredam potensi pelanggaran gencatan senjata," sambung pernyataan itu.

Kemhan Rusia juga mengaku belum menerima balasan dari Washington DC soal proposal untuk menyelenggarakan pemantauan gencatan senjata. "Kami menganggap bahwa penundaan dalam menerima dokumen tersebut tidak dapat diterima, karena itu mengarah ke korban sipil baru," demikian pernyataan Kemhan Rusia.

Gencatan senjata di Suriah mulai berlaku tiga minggu lalu. Ini dilakukan untuk mengurangi kekerasan, namun tidak menghentikan pertempuran terhadap Al-Qaeda dan ISIS.
(ian)
Berita Terkait
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Rusia Mengacau Kawasan Mediterania
Amerika Serikat Dituduh...
Amerika Serikat Dituduh sebagai Pencuri Minyak Suriah, Benarkah?
Rusia: AS Tolak Hadiri...
Rusia: AS Tolak Hadiri Pertemuan Bahas Situasi Suriah
Rusia-AS Dilaporkan...
Rusia-AS Dilaporkan Mulai Patroli Bersama di Suriah
Rusia Sebut Tentara...
Rusia Sebut Tentara AS Coba Hadang Konvoi Militer Mereka di Suriah
Lavrov: Kehadiran Militer...
Lavrov: Kehadiran Militer AS di Suriah Persulit Upaya Rekonsiliasi
Berita Terkini
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
30 menit yang lalu
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
1 jam yang lalu
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
2 jam yang lalu
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
3 jam yang lalu
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
4 jam yang lalu
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
5 jam yang lalu
Infografis
Ancam Hancurkan Separuh...
Ancam Hancurkan Separuh Dunia, Ini Kekuatan Sebenarnya Senjata Nuklir Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved