Merespons Sanksi Obama, Rezim Kim Jong-un Tembakkan Rudal Balistik
Jum'at, 18 Maret 2016 - 08:16 WIB
Merespons Sanksi Obama, Rezim Kim Jong-un Tembakkan Rudal Balistik
A
A
A
SEOUL - Rezim Korea Utara (Korut) yang dipimpin Kim Jong-un kembali menembakkan rudal balistik ke Laut Timur atau Laut Jepang pagi ini (18/3/2016). Manuver terbaru Korut itu sebagai respons setelah Presiden AS Barack Obama meneken sanksi keras untuk Pyongyang.
Penembakan rudal balistik Korut dilaporkan kantor berita Yonhap. Sanksi yang diteken Obama sejatinya merupakan sanksi atas uji coba senjata nuklir Korut pada 6 Januari 2016 lalu dan peluncuran roket jarak jauh pada Februari 2016.
“Rudal Korut yang ditembakkan melesat sekitar 800 kilometer sebelum akhirnya terjun ke laut,” tulis media Korea Selatan (Korsel) itu.
Namun, Kepala Staf Gabungan Militer Korsel tidak bisa mengidentifikasi jenis rudal yang ditembakkan Korut, mereka hanya menduga rudal itu berjenis rudal jarak menengah.
Sementara itu, para pejabat Amerika Serikat (AS) menyatakan rudal yang diluncurkan Korut telah terdeteksi. Tapi, mereka enggan menjelaskan rincian jenis rudal balistik yang ditembakkan rezim Pyongyang pagi ini.
Kemarin, Presiden Obama menandatangani sanksi yang dijatuhkan kepada Korut. ”Tindakan ini konsisten dengan komitmen lama kami untuk menerapkan tekanan berkelanjutan para rezim Korut," kata juru bicara Gedung Putih, Josh Earnest.
“AS dan komunitas global tidak akan mentolerir kegiatan nuklir dan rudal balistik terlarang Korut, dan kami akan terus menjatuhkan sanksi kepada Korut sampai (Pyongyang) datang dengan memenuhi kewajiban internasional,” lanjut dia.
Penembakan rudal balistik Korut dilaporkan kantor berita Yonhap. Sanksi yang diteken Obama sejatinya merupakan sanksi atas uji coba senjata nuklir Korut pada 6 Januari 2016 lalu dan peluncuran roket jarak jauh pada Februari 2016.
“Rudal Korut yang ditembakkan melesat sekitar 800 kilometer sebelum akhirnya terjun ke laut,” tulis media Korea Selatan (Korsel) itu.
Namun, Kepala Staf Gabungan Militer Korsel tidak bisa mengidentifikasi jenis rudal yang ditembakkan Korut, mereka hanya menduga rudal itu berjenis rudal jarak menengah.
Sementara itu, para pejabat Amerika Serikat (AS) menyatakan rudal yang diluncurkan Korut telah terdeteksi. Tapi, mereka enggan menjelaskan rincian jenis rudal balistik yang ditembakkan rezim Pyongyang pagi ini.
Kemarin, Presiden Obama menandatangani sanksi yang dijatuhkan kepada Korut. ”Tindakan ini konsisten dengan komitmen lama kami untuk menerapkan tekanan berkelanjutan para rezim Korut," kata juru bicara Gedung Putih, Josh Earnest.
“AS dan komunitas global tidak akan mentolerir kegiatan nuklir dan rudal balistik terlarang Korut, dan kami akan terus menjatuhkan sanksi kepada Korut sampai (Pyongyang) datang dengan memenuhi kewajiban internasional,” lanjut dia.
(mas)