Utusan PBB Sebut Nasib Assad di Tangan Rakyat Suriah
Sabtu, 05 Maret 2016 - 19:12 WIB
Utusan PBB Sebut Nasib Assad di Tangan Rakyat Suriah
A
A
A
PARIS - Utusan PBB untuk konflik Suriah, Staffan de Mistura mengatakan, rakyat Suriah harus memutuskan nasib mereka dan Presiden Bashar al-Assad. Hal itu harus dilakukan oleh rakyat Suriah dan bukan oleh orang asing.
"Tak bisakah kita meninggalkan Suriah untuk benar-benar memutuskan hal itu? Mengapa kita harus mengatakan terlebih dahulu apa yang warga Suriah harus katakan, selama mereka memiliki kebebasan dan kesempatan mengatakan hal itu. Kami mengatakan bahwa solusi pemimpin Suriah, milik warga Suriah," tutur de Mistura kepada stasiun televisi France 24.
De Mistura pun mengungkapkan rasa optimis terhadap gencatan senjata yang mulai berlaku akhir pekan lalu, meskipun terus terjadi pelanggaran.
"Kemarin, ada empat orang yang tewas. Sangat menyedihkan. Tapi apakah Anda tahu berapa banyak yang mati hanya dua minggu yang lalu? Sampai 120 per hari. Rata-rata antara 60 dan 80 setiap hari," katanya seperti dikutip dari Daily Times, Sabtu (5/3/2016).
"Berapa banyak orang yang sedang dicapai oleh bantuan kemanusiaan di 18 daerah yang terkepung? Zero. Apa yang terjadi dalam 10 hari terakhir? Nah, 242 truk-banyak bantuan kemanusiaan mencapai tujuh dari daerah-daerah," tukasnya.
"Tak bisakah kita meninggalkan Suriah untuk benar-benar memutuskan hal itu? Mengapa kita harus mengatakan terlebih dahulu apa yang warga Suriah harus katakan, selama mereka memiliki kebebasan dan kesempatan mengatakan hal itu. Kami mengatakan bahwa solusi pemimpin Suriah, milik warga Suriah," tutur de Mistura kepada stasiun televisi France 24.
De Mistura pun mengungkapkan rasa optimis terhadap gencatan senjata yang mulai berlaku akhir pekan lalu, meskipun terus terjadi pelanggaran.
"Kemarin, ada empat orang yang tewas. Sangat menyedihkan. Tapi apakah Anda tahu berapa banyak yang mati hanya dua minggu yang lalu? Sampai 120 per hari. Rata-rata antara 60 dan 80 setiap hari," katanya seperti dikutip dari Daily Times, Sabtu (5/3/2016).
"Berapa banyak orang yang sedang dicapai oleh bantuan kemanusiaan di 18 daerah yang terkepung? Zero. Apa yang terjadi dalam 10 hari terakhir? Nah, 242 truk-banyak bantuan kemanusiaan mencapai tujuh dari daerah-daerah," tukasnya.
(ian)