Korsel Bersumpah Bebaskan Korut dari Tirani Pyongyang
Jum'at, 04 Maret 2016 - 16:37 WIB
Korsel Bersumpah Bebaskan Korut dari Tirani Pyongyang
A
A
A
SEOUL - Presiden Korea Selatan (Korsel), Park Geun-hye, bersumpah untuk membebaskan Korea Utara (Korut) dari “tirani” Pyongyang.
Pernyataan Presiden Park itu keluar setelah rezim Kim Jong-un menembakkan sekitar enam rudal jarak pendek ke Laut Timur atau Laut Jepang, beberapa jam setelah Dewan Keamanan (DK) PBB menjatuhkan sanksi yang lebih keras terhadap Korut.
Presiden Park bersumpah untuk melakukan apa pun guna mengakhiri rezim penindas Kim Jong-un dan membawa kembali "kebebasan dan hak asasi manusia" untuk warga Korut.
Menurut laporan UPI.com pada Jumat (4/3/2016), komentar Presiden Korsel itu nyaris bersamaan dengan ancaman perang nuklir yang dikobarkan pemimpin Korut, Kim Jong-un.
Presiden Park menyatakan bahwa rudal adalah senjata utama Kim yang digunakan untuk mempertahankan kekuasaan. Dia janji untuk membuat Korut bebas dari “program nuklir sembrono”.
Untuk mencapai tujuan itu, lanjut Park, Korsel akan mendukung semua langkah dari kekuatan internasional untuk menghentikan tindakan rezim Pyongyang.
Secara khusus, Seoul menyambut sanksi baru yang lebih keras dari DK PBB terhadap Korut. Park juga tetap akan mematikan aktivitas Kompleks Industi Kaesong yang selama ini dijalankan kedua Korea.
Pernyataan Presiden Park itu keluar setelah rezim Kim Jong-un menembakkan sekitar enam rudal jarak pendek ke Laut Timur atau Laut Jepang, beberapa jam setelah Dewan Keamanan (DK) PBB menjatuhkan sanksi yang lebih keras terhadap Korut.
Presiden Park bersumpah untuk melakukan apa pun guna mengakhiri rezim penindas Kim Jong-un dan membawa kembali "kebebasan dan hak asasi manusia" untuk warga Korut.
Menurut laporan UPI.com pada Jumat (4/3/2016), komentar Presiden Korsel itu nyaris bersamaan dengan ancaman perang nuklir yang dikobarkan pemimpin Korut, Kim Jong-un.
Presiden Park menyatakan bahwa rudal adalah senjata utama Kim yang digunakan untuk mempertahankan kekuasaan. Dia janji untuk membuat Korut bebas dari “program nuklir sembrono”.
Untuk mencapai tujuan itu, lanjut Park, Korsel akan mendukung semua langkah dari kekuatan internasional untuk menghentikan tindakan rezim Pyongyang.
Secara khusus, Seoul menyambut sanksi baru yang lebih keras dari DK PBB terhadap Korut. Park juga tetap akan mematikan aktivitas Kompleks Industi Kaesong yang selama ini dijalankan kedua Korea.
(mas)